Tunggu Sinyal Suku Bunga, Pasar Saham Eropa Dibuka “Mixed”
LONDON, Investortrust.id - Pasar saham Eropa dibuka beragami pada hari Senin (20/11/2023) setelah melewati minggu yang cukup kuat.
Baca Juga
Pasar Eropa Positif Awal Pekan, Pembicaraan AS-Tiongkok Jadi Fokus
Mengutip CNBC, indeks Stoxx 600 regional naik 0,04% tak lama setelah pembukaan. Saham-saham layanan kesehatan turun 0,57% karena minyak dan gas memimpin kenaikan, naik 0,7%.
Stoxx naik 2,82% minggu lalu, menurut data LSEG.
Indeks CAC 40 dibuka di level 7.242.40. Pada o9.451 GMT+1, indeks berada pada posisi 7.250,35 atau naik 16,44 poin (0,23%).
Angka-angka menunjukkan inflasi turun tajam, dengan kenaikan harga di Inggris melambat menjadi 4,6% di bulan Oktober dari 6,7% di bulan September. Inflasi zona Euro terkonfirmasi sebesar 2,9%, turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,3%.
Inflasi AS lebih rendah dibandingkan bulan September, lebih rendah dari perkiraan. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menyelesaikan kenaikan suku bunganya mendorong kenaikan kuat saham-saham AS pada minggu lalu, karena S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan positif berturut-turut selama tiga minggu.
Dolar AS jatuh ke level terendah dalam dua bulan pada hari Senin, menurut Reuters, karena spekulasi penurunan suku bunga segera setelah bulan Maret semakin meningkat.
Di pasar Asia-Pasifik, saham-saham Jepang sempat mencapai level tertinggi dalam 33 tahun pada sesi hari Senin, meskipun mengalami sedikit kenaikan. Investor juga memantau berita bahwa Tiongkok tidak mengubah suku bunga pinjaman acuannya.
Perdagangan AS akan dipersingkat minggu ini karena hari Thanksgiving.
Baca Juga

