Cermati Penurunan Suku Bunga China, Pasar Asia Pasifik ‘Mixed’
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada hari Senin (21/10/2024). Para trader mencermati pengumuman suku bunga acuan pinjaman China. Selain itu, investor juga fokus pada pemilu di Jepang akhir pekan ini.
Baca Juga
Bank sentral China menurunkan LPR satu dan lima tahun sebesar 25 basis poin menjadi masing-masing 3,1% dan 3,6%. Ini telah diindikasikan oleh Gubernur Bank Sentral China, Pan Gongsheng, pada hari Jumat.
ING dalam catatannya pekan lalu juga menyebutkan bahwa PBOC kemungkinan akan merilis keputusan suku bunganya untuk fasilitas pinjaman jangka menengah pada hari Jumat, meskipun diperkirakan tidak berubah pada 2% setelah sebelumnya dikurangi sebesar 30 basis poin bulan lalu. "Terlepas dari data, layak untuk memantau apakah ada pengarahan lebih lanjut dari kementerian pemerintah atau pengumuman waktu untuk pertemuan Kongres Rakyat Nasional di minggu mendatang, karena peluncuran stimulus tetap menjadi tema utama bagi pasar," tulis ING.
Baca Juga
Stimulus China di Bawah Ekspektasi bisa Dorong Asing Masuk Indonesia, Simak Saham Pilihan Ini
Data ekonomi utama lainnya minggu ini akan mencakup angka inflasi Oktober untuk kota Tokyo di Jepang, serta data awal PDB kuartal ketiga dari Korea Selatan.
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun tipis, sementara indeks Topix turun 0,11%. Kospi Korea Selatan naik 0,22% dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil sedikit turun. S&P/ASX 200 Australia memulai hari dengan naik 0,64%.
Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 20.782, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di 20.804,11. Di AS, baik S&P 500 maupun Dow Jones Industrial Average melonjak ke rekor tertinggi pada hari Jumat, menutup keuntungan enam minggu berturut-turut. Indeks S&P 500 naik 0,40% untuk ditutup di 5.864,67, sedangkan Dow naik 36,86 poin, atau 0,09%, berakhir di 43.275,91. Nasdaq Composite, dipimpin oleh lonjakan harga pasca laporan pendapatan Netflix, mengakhiri hari naik 0,63% di 18.489,55.
Baca Juga
Wall Street Pesta Pora, Dow dan S&P 500 Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

