Manufaktur Dongkrak Ekonomi Singapura, PDB Q4-2025 Tumbuh 5,7%
Poin Penting
|
SINGAPURA, investortrust.id - Ekonomi Singapura tumbuh 5,7% secara tahunan pada kuartal keempat, terutama didorong oleh pertumbuhan manufaktur yang solid dalam tiga bulan hingga Desember.
Baca Juga
Di Atas Perkiraan, Inflasi Inti Singapura Oktober Melonjak 1,2% YoY
Estimasi awal tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 4,2% pada kuartal sebelumnya, sehingga mendorong pertumbuhan PDB setahun penuh menjadi 4,8%, sebagaimana diumumkan Perdana Menteri Lawrence Wong dalam pesan Tahun Barunya.
Pertumbuhan 4,8% ini melampaui proyeksi terbaru Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura yang pada November memperkirakan pertumbuhan “sekitar 4%”.
“Ini merupakan hasil yang lebih baik dari yang kami perkirakan, mengingat situasi yang ada,” ujar Wong, dikutip dari CNBC, Jumat (2/1/2026). Namun, ia mengingatkan, mempertahankan laju pertumbuhan saat ini akan menjadi tantangan cukup berat.
Baca Juga
Singapura Waspadai Perlambatan Ekonomi 2026 meski PDB Q3 Melampaui Ekspektasi
Sebelumnya, Singapura telah memperingatkan bahwa 2025 akan menjadi tahun yang penuh tantangan, dengan menyoroti risiko perdagangan setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump. AS memberlakukan tarif perdagangan terhadap puluhan negara dalam kebijakan yang disebut “Liberation Day” pada April.

