Netanyahu: Tak Ada Kekuatan Dunia yang Bisa Cegah Israel Serang Rafah
JAKARTA, investortrust.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa “tidak ada kekuatan di dunia” yang dapat mencegah tentaranya menyerang Rafah di ujung selatan Jalur Gaza.
“Kami akan menuntaskan pemusnahan batalyon Hamas, termasuk di Rafah,” kata Netanyahu kepada calon tentara yang direkrut ke Korps Pertahanan Perbatasan seperti dikutip Anadolu, Selasa (9/4/2024).
“Tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat menghentikan kami. Banyak kekuatan yang mencoba melakukan hal ini, tapi itu tidak akan membantu karena musuh ini, setelah apa yang telah dia lakukan, tidak akan melakukannya lagi,” tambahnya.
Beberapa negara, termasuk AS, telah mendesak Israel untuk membatalkan rencana serangan darat di Rafah, di mana lebih dari 1,4 juta orang mengungsi di Rafah dari serangan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Pada hari Senin, Netanyahu mengatakan ada tanggal pasti yang ditetapkan bagi tentara Israel untuk menyerang Rafah.
Baca Juga
Israel menolak menghentikan serangannya terhadap Gaza sampai pembebasan lebih dari 130 warga Israel yang ditahan oleh Hamas.
Sementara itu babak baru perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel untuk mencapai kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Gaza telah dimulai di Mesir pada hari Minggu (7/4/2024).
Israel dituduh telah membunuh lebih dari 33.300 warga Palestina sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang.
Sebagian besar infrastruktur Gaza telah hancur, dan 1,9 juta penduduknya terpaksa mengungsi, sehingga mereka berisiko terkena penyakit dan mengalami bencana kelaparan.
Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Ingternasional, yang pada bulan Januari mengeluarkan keputusan sementara yang memerintahkan Tel Aviv menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

