Ternyata Warren Buffet Ikut Menderita Akibat Tarif Trump
Poin Penting
|
NEW YORK, Investortrust.id – Perusahaan investasi milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway, melaporkan bahwa bisnis produk konsumen mereka terdampak kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang memberlakukan kenaikan tarif atas barang impor.
Kelompok usaha produk konsumen Berkshire Hathaway, yang mencakup merek-merek seperti Fruit of the Loom, Jazwares, dan Brooks Sports, mencatat penurunan pendapatan sebesar 5,1% pada kuartal kedua 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi US$189 juta. Penurunan ini disebabkan oleh volume penjualan yang menurun, penerapan tarif, serta restrukturisasi bisnis.
Pihak Berkshire seperti dikutip Reuters, Sabtu (2/8/2025) menyatakan bahwa pemberlakuan tarif menyebabkan keterlambatan dalam pemesanan dan pengiriman produk.
Baca Juga
‘Cash’ Lampaui US$ 330 Miliar, Ini Pesan Penting Warren Buffett dalam RUPS Berkshire Hathaway
Meskipun demikian, ada pengecualian positif dalam kinerja Brooks Sports. Produsen sepatu olahraga tersebut berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 18,4% pada kuartal kedua, seiring meningkatnya volume penjualan unit.
Kinerja Berkshire Hathaway selalu menjadi sorotan para investor, karena perusahaan ini memiliki portofolio bisnis yang luas di berbagai sektor, sehingga dianggap merepresentasikan kondisi ekonomi Amerika Serikat secara umum.
Pada pertemuan tahunan Berkshire Hathaway di bulan Mei lalu, Warren Buffett menegaskan pandangannya yang mendukung perdagangan bebas. Ia menyatakan bahwa tarif seharusnya tidak dijadikan sebagai "senjata" dan menyebut perdagangan yang seimbang sebagai sesuatu yang baik untuk dunia.
Dalam laporan terbarunya pada hari Sabtu (2/8/2025), Berkshire menyampaikan bahwa pendapatan operasional kuartal kedua turun sebesar 4% menjadi US$11,16 miliar, atau sekitar US$7.760 per saham Kelas A, dari US$11,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

