Harga Emas Naik Terimbas Penurunan Yield Obligasi AS dan Risalah Terbaru The Fed
NEW YORK, Investortrust.id - Harga emas naik mencapai level tertingginya dalam dua minggu pada Rabu waktu setempat atau Kamis (12/10/2023).
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury 10-tahun Menurun Meski Indeks Produsen Naik
Kenaikan harga emas ini didukung oleh penurunan imbal hasil Treasury AS setelah pernyataan dovish dari pejabat Federal Reserve. Pasar juga mencermati risalah dari pertemuan kebijakan terakhir bank sentral AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai suku bunga.
Emas spot terakhir naik 0,73% pada $1,873.6082 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 29 September. Emas berjangka AS ditutup 0,6% lebih tinggi pada $1.887,3.
“Komentar dovish dari pejabat Fed bahwa bank sentral AS mungkin menghentikan pengetatan dan gejolak di Timur Tengah, sehingga mendukung pasar emas,” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, seperti dikutip CNBC internasional.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic pada hari Selasa mengatakan dia tidak melihat kenaikan suku bunga AS lagi, sementara Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan, “kemungkinan” imbal hasil obligasi yang lebih tinggi berarti The Fed dapat berbuat lebih longgar.
Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun turun untuk sesi kedua berturut-turut ke level terendah dalam dua minggu, semakin menjauh dari level tertinggi tahun 2007 yang dicapai pada minggu lalu.
Ketidakpastian mengenai arah perekonomian AS, potensi guncangan harga minyak, dan dampak pemogokan serikat pekerja, mendorong para pejabat Fed mengambil sikap hati-hati pada pertemuan mereka bulan lalu, menurut risalah sesi 19-20 September.
Data Indeks Harga Konsumen AS pada hari Kamis diperkirakan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga AS.
Laporan inflasi yang lebih terkendali akan menjadi bullish bagi pasar emas dan dapat mendorong harga ke $1.900, kata Wyckoff.
Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS karena hal ini meningkatkan ‘opportunity cost’ dalam memegang emas batangan.
Investor juga memantau perkembangan konflik antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas. Pada hari Senin, harga naik 1,6% karena ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan safe-haven.
Perak di pasar spot naik 0,92% per ounce. Platinum bertambah 0,77% menjadi $7.678 dan paladium turun 0,29% menjadi $1.166,96.
Baca Juga

