Kesepakatan Pelepasan Sandera Israel-Hamas Disetujui, Pertempuran Dihentikan 4-5 Hari
GAZA, Investortrust.id - Pemerintah Israel menyetujui kesepakatan penyanderaan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan kabinet khusus.
Baca Juga
Israel-Hamas Dikabarkan Telah Mencapai Kesepakatan Tentatif Soal Pembebasan Sandera
Keluarga para sandera atau orang lain memiliki waktu 24 jam untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung agar menolak kesepakatan tersebut.
Sumber mengatakan kepada NBC News bahwa sekitar 50 perempuan dan anak-anak yang disandera dapat ditukar dengan sekitar 150 tahanan Palestina yang ditahan Israel pada tahap pertama.
Berdasarkan proposal tersebut, pertempuran akan dihentikan selama empat hingga lima hari untuk memungkinkan pertukaran sandera dan lebih banyak truk bahan bakar yang dapat memasuki Gaza.
Pertempuran sengit terjadi di sekitar Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara ketika militer Israel memperluas serangan daratnya ke daerah kantong Palestina. Pasukan Israel mengatakan mereka telah mengepung Jabalia, sebuah kamp pengungsi di dekatnya.
Hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah lebih dari 2 juta jiwa sangat membutuhkan bantuan pangan, Program Pangan Dunia PBB mengatakan pada X.
Lebih dari 1,6 juta orang terpaksa mengungsi di Gaza, dan para pejabat kesehatan di sana mengatakan jumlah korban tewas telah melampaui 13.000 orang setelah serangan Israel selama berminggu-minggu.
Pasukan Pertahanan Israel memperkirakan 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, dengan 236 orang masih disandera di Gaza. Jumlah sandera telah direvisi menjadi lebih kecil untuk mencerminkan jumlah sandera yang ditemukan tewas.
Baca Juga
Upayakan Perdamaian, Presiden China Serukan Gencatan Senjata Segera di Gaza

