Diborong Lagi, Harga Emas Naik di Atas 1%
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas naik pada Kamis (24/4/2025) setelah anjlok lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Kenaikan didukung oleh dolar yang melemah dan aksi beli. Sementara itu, perhatian pasar tetap tertuju pada setiap perkembangan terbaru dalam hubungan dagang AS-China.
Baca Juga
Sempat Tembus Rekor $3.500, Harga Emas Berbalik Turun karena Ini
Harga emas spot naik 1,4% menjadi $3.333,90 per ons. Emas batangan mencapai rekor tertinggi $3.500,05 pada hari Selasa karena kekhawatiran terhadap ekonomi AS, namun harga terkoreksi pada hari Rabu setelah Presiden Donald Trump mundur dari ancaman memecat kepala Federal Reserve dan terlihat melunak terhadap China.
Emas berjangka AS ditutup naik 1,7% di $3.348,60.
“Seluruh pasar saat ini menyoroti tentang satu cerita, yaitu tarif. China memainkan peran pihak tersinggung, yang menyebabkan dolar turun dan emas naik,” kata Tai Wong, pedagang logam independen, seperti dikutip CNBC.
Namun, lonjakan emas hingga $3.500 dinilai agak berlebihan dan butuh koreksi menuju posisi yang lebih seimbang. “Emas kemungkinan akan bergerak datar dalam beberapa sesi ke depan, tetapi kita masih berada di pasar bullish, sehingga kalau ada penurunan signifikan, pasti akan dibeli,” jelas Tai Wong.
Saham-saham berfluktuasi dan penguatan dolar kehilangan momentum karena investor mencoba memahami perubahan sikap Trump. Dolar yang lebih lemah dan sentimen risk-off biasanya membuat emas batangan sebagai aset aman menjadi lebih menarik bagi investor.
China menyerukan agar semua tarif “sepihak” dari AS dibatalkan, dan menegaskan belum mengadakan pembicaraan dagang dengan Washington meskipun pemerintah AS berulang kali menyatakan telah terjadi interaksi.
Baca Juga
Menkeu AS Sebut Kemungkinan ‘Deeskalasi’ Perang Tarif AS-China dalam Waktu Dekat
Sementara itu, data menunjukkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pengangguran baru naik sedikit minggu lalu, menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat meskipun terdapat tekanan terhadap ekonomi akibat tarif impor.
Harga perak spot turun 0,1% menjadi $33,51 per ons, platinum turun 0,1% menjadi $971,60 dan paladium naik 0,4% menjadi $947,93.

