Instagram dan WhatsApp Bisa Lepas dari Meta, Ini Sebabnya!
CALIFORNIA, investortrust.id - CEO Meta Mark Zuckerberg dikabarkan tengah melobi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghentikan gugatan antitrust yang mengancam perusahaannya. Gugatan ini dapat memaksa Meta melepas dua aset digital terbesarnya yakni Instagram dan WhatsApp.
Dilansir dari Yahoo Finance, Rabu (9/4/2025), persidangan kasus ini akan dimulai Senin depan, dipimpin oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) yang menuding Meta melanggar hukum antitrust. Meta disebut sengaja membeli pesaing seperti Instagram dan WhatsApp bukan untuk berinovasi, melainkan untuk menghindari persaingan.
FTC menuntut pemisahan Meta dengan dua aplikasi tersebut. Instagram diketahui telah menyumbang hampir separuh dari pendapatan Meta pada tahun 2024.
Sementara itu, Zuckerberg telah beberapa kali mengunjungi Gedung Putih untuk menegosiasikan penyelesaian di luar pengadilan. Namun, hingga kini Presiden Trump belum membuat keputusan akhir.
Ketua FTC Andrew Ferguson mengatakan dirinya siap mengikuti arahan resmi dari Presiden. Ia menegaskan hanya akan menghentikan gugatan jika ada perintah langsung dan sah.
Baca Juga
Pakar hukum menilai kecil kemungkinan gugatan akan dibatalkan. FTC sudah menyiapkan perkara ini selama bertahun-tahun dan siap menghadapi Meta di pengadilan.
Profesor Eleanor Fox dari Universitas New York menilai Meta memang sengaja membeli pesaing untuk menghentikan kompetisi. Ia menyebut ini alasan logis mengapa FTC terus melanjutkan gugatan.
Sekadar informasi, inti perkara kasus ini terletak pada strategi “buy-or-bury” yang dituduhkan pada Meta. FTC menilai akuisisi Instagram dan WhatsApp dilakukan untuk mengubur potensi kompetitor.
Hakim federal James Boasberg telah menyetujui kelanjutan kasus ini setelah gugatan sempat ditolak. Jika FTC menang, maka proses pemisahan akan diputuskan di tahap persidangan lanjutan.
Namun demikian, divestasi Instagram dan WhatsApp memang belum tentu otomatis dilakukan, tetapi terbuka sebagai opsi. Putusan pengadilan nantinya akan mempertimbangkan dampak pada Meta, pengguna, dan ekosistem digital secara menyeluruh. (C-13)

