Fitur Baru Siri Tertunda, Bos Apple Akui Perusahaan Krisis AI
Saham Apple mengalami penurunan 16% sepanjang tahun ini hingga Kamis lalu, sebagai bagian dari tren penurunan di sektor teknologi. Meskipun mengalami sedikit kenaikan pada Jumat, harga saham tetap fluktuatif sepanjang hari.
Baca Juga
Kemenperin Ungkap 20 Produk Apple Sudah Kantongi Sertifikat TKDN, Kapan iPhone 16 Dijual?
Penundaan ini terutama disebabkan oleh banyaknya bug dan masalah teknis yang ditemukan dalam fitur baru Siri. Pada awalnya, Apple berencana memasukkan fitur AI ini dalam pembaruan iOS 18.5, namun kini fitur tersebut baru akan tersedia dalam siklus iOS 19 tahun depan.
Saat WWDC 2023, Apple hanya mendemonstrasikan video konsep fitur Siri terbaru tanpa prototipe yang benar-benar berfungsi dengan baik. Walker mengakui bahwa Apple telah buru-buru, yang kini berujung pada situasi sulit bagi tim pengembang.
Apple juga menghadapi tekanan dari tim pemasaran yang telah menjadikan fitur Siri terbaru sebagai bahan promosi utama. Sayangnya, fitur yang dipasarkan tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum siap digunakan secara luas.
Walker bahkan menyatakan bahwa target peluncuran di iOS 19 pun belum pasti. Apple masih memiliki banyak proyek lain yang juga memerlukan perhatian dan sumber daya yang signifikan.
Meskipun mengalami kemunduran, Apple tetap berkomitmen untuk mengembangkan Siri menjadi asisten virtual yang lebih canggih. Rencana jangka panjang Apple hingga 2027 adalah membuat Siri lebih interaktif dan mampu bersaing dengan chatbot AI lainnya, namun rencana ini memerlukan infrastruktur baru dan perubahan mendasar dalam teknologi yang digunakan. (C-13)

