Pasar Saham AS Jeblok, Trump Salahkan 'Globalis'
WASHINGTON, investortrust.id - Indeks saham utama Wall Street turun tajam pekan ini. Investor tampak gelisah dan kebingungan dalam memahami kebijakan tarif yang luas dan berubah-ubah dari Presiden Donald Trump.
Baca Juga
Wall Street Turun Tajam di Tengah Ketidakpastian Tarif, Dow Jones Merosot Lebih dari 400 Poin
Namun, ketika ditanya di Kantor Oval pada Kamis apakah menurutnya tarifnya yang menyebabkan pasar bergejolak, Trump mengelak dan menyalahkan pihak lain.
"Yah, banyak dari mereka adalah negara dan perusahaan globalis yang tidak akan berkinerja baik," jawab Trump. "Karena kami mengambil kembali hal-hal yang telah diambil dari kami bertahun-tahun lalu," kilahnya.
Trump tidak merinci apa yang dimaksud dengan "hal-hal" tersebut.
"Kami telah diperlakukan dengan sangat tidak adil sebagai sebuah negara. Kami melindungi semua orang. Kami melakukan segalanya untuk negara-negara ini, dan banyak dari mereka bersifat globalis," lanjutnya.
Dalam acara yang sama, Trump kembali menyalahkan "globalis" atas penurunan pasar. "Saya pikir ini adalah globalis yang melihat betapa akan kayanya negara kita, dan mereka tidak menyukainya," tuding Trump.
Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika diminta klarifikasi mengenai penggunaan istilah yang dilontarkan Trump.
Baca Juga
Trump Beri Pengecualian Tarif Satu Bulan bagi Produsen Mobil
Komentar Trump muncul setelah dia, dua hari setelah menerapkan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko, lalu mengeluarkan pengecualian sementara untuk banyak barang yang masuk ke AS dari kedua negara tersebut. Dia menyangkal bahwa keputusan itu terkait dengan gejolak pasar.

