Pasar Asia Pasifik Mayoritas Dibuka Menguat, Beda Arah dengan Wall Street
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik sebagian besar dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (05/03/2025) di tengah kekhawatiran atas tarif Presiden AS Donald Trump dan meningkatnya ketegangan perdagangan global.
Baca Juga
Tegas! Trump Konfirmasi Pemberlakuan Tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko
Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,25%, sedangkan Topix menguat 0,28%.
Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1,09%, sedangkan indeks berkapitalisasi kecil Kosdaq meningkat 1,26%.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 23.014, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 22.941,77.
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,73%.
Baca Juga
Investor akan mencermati pengumuman dari "Dua Sesi" China, pertemuan parlemen tahunan yang dimulai pada hari Selasa, di mana Beijing diperkirakan akan menguraikan langkah-langkah ekonomi termasuk target pertumbuhan tahun ini.
Pertemuan badan legislatif tertinggi China, Kongres Rakyat Nasional, dijadwalkan dibuka pada hari Rabu.
Tarif 25% Trump terhadap barang dari Meksiko dan Kanada mulai berlaku pada hari Selasa. Presiden juga memberlakukan tambahan bea masuk 10% terhadap barang China, sehingga total tarif baru terhadap China mencapai 20%.
Australia juga dijadwalkan merilis data PDB kuartal keempatnya pada hari yang sama.
Di AS, tiga indeks utama turun tajam. Dow Jones Industrial Average anjlok untuk hari kedua, merosot 670,25 poin atau 1,55% dan mengakhiri sesi di 42.520,99.
Baca Juga
Wall Street Babak Belur Dihantam Sentimen Tarif Trump, Dow Anjlok Hampir 700 Poin
S&P 500 turun 1,22% dan ditutup di 5.778,15 setelah mencatat hari terburuknya tahun ini pada sesi sebelumnya. Nasdaq Composite melemah 0,35% dan berakhir di 18.285,16.

