Apple Gandeng Dua Raksasa China untuk Kembangkan Apple Intelligence
SHANGHAI, investortrust.id - Apple dilaporkan menggandeng dua perusahaan teknologi ternama China, Alibaba dan Baidu untuk mengembangkan kecerdasaan buatan (artificial intelligence/AI) di iPhone, Apple Intelligence. Kerjasama ini menjadi langkah strategis Apple untuk bersaing di pasar China yang didominasi oleh Huawei dan Xiaomi.
Apple mengalami kesulitan dalam mengembangkan Apple Intelligence di Negeri Tirai Bambu lantaran aturan ketat terkait AI dan privasi data. Pemerintah China juga mewajibkan pengguna dan pengembang aplikasi, untuk menggunakan layanan AI dalam negeri.
Oleh sebab itulah, Apple sedang mencari cara lain untuk bisa bersaing dengan merek lokal, salah satunya dengan menggandeng Alibaba dan Baidu.
Bos Alibaba, Joseph Tsai, membenarkan tawaran kerja sama antara Apple dengan perusahaannya. Ia mengaku terhormat atas tawaran yang diberikan oleh raksasa teknologi AS itu.
"Mereka (Apple) berbicara dengan sejumlah perusahaan di China. Pada akhirnya, mereka memilih berbisnis dengan kami. Mereka ingin menggunakan AI kami untuk mendukung ponsel mereka. Kami merasa sangat terhormat dapat berbisnis dengan perusahaan hebat seperti Apple," kata Bos Alibaba, Joseph Tsai. dari The Verge, Senin (17/2/2025).
Sementara itu, laporan Bloomberg dan The Information menyebutkan bahwa Apple turut menggandeng Baidu dalam pengembangan fitur pencarian iPhone di China. Nantinya mereka akan mengembangkan fitur Visual Intelligence, sebuah fitur pencarian berbasis AI yang dapat menangani gambar dan teks.
Laporan itu juga mengklaim bahwa Baidu akan mendukung Siri versi China untuk produk Apple di Negeri Tirai Bambu. Lebih lanjut, Alibaba juga akan memodifikasi dan menyensor konten pada model perangkat Apple demi mematuhi regulasi pemerintah China.
Pendekatan Apple kepada perusahaan China memang sudah diprediksi usai perang dagang antara AS-China diberlakukan usai pelantikan Donald Trump. Hasilnya, penjualan iPhone di China harus turun lantaran minimnya inovasi AI.
Berdasarkan data dari Counterpoint Research, penjualan iPhone di China menurun 5% pada Q4 2024, sementara Huawei mengalami pertumbuhan pesat sebesar 47% di periode yang sama.
Sejumlah analis juga memprediksi, andaikan Apple tidak segera menghadirkan fitur AI di iPhone, bukan tidak mungkin mereka berisiko kehilangan lebih banyak pengguna di pasar China. (C-13)
Baca Juga
Trump Tunda Larangan, TikTok Kembali ke Apple dan Google App Store

