Pasar Asia-Pasifik Dibuka Menguat di Tengah Kekhawatiran Tarif Trump
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi pada Selasa (11/02/2025), mengikuti kenaikan di Wall Street yang tampaknya mengabaikan kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.
Pada Senin, Trump menandatangani perintah yang memberlakukan tarif 25% pada impor baja dan aluminium ke AS.
Baca Juga
Eskalasi Baru Perdagangan AS, Trump Bakal Kenakan Tarif 25% untuk Baja dan Aluminium
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,24%. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,36%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq diperdagangkan mendekati garis datar.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 21.576, sedikit lebih kuat dibandingkan penutupan terakhir HSI di 21.521,98.
Pasar Jepang ditutup karena hari libur.
Investor juga akan mencermati pasar Singapura setelah indeks acuan Straits Times mencapai rekor tertinggi intraday di 3.910,12 pada Senin.
Baca Juga
Wall Street Melonjak Ditopang Saham Teknologi, Indeks Nasdaq Melesat Hampir 1%
Di AS, tiga indeks utama ditutup lebih tinggi didorong oleh kinerja saham teknologi papan atas.
Dow Jones Industrial Average naik 167,01 poin atau 0,38%, dipimpin oleh kenaikan 4,8% pada saham McDonald’s. Indeks yang terdiri dari 30 saham ini ditutup di 44.470,41. S&P 500 naik 0,67% menjadi 6.066,44, sementara Nasdaq Composite melonjak 0,98% ke 19.714,27.

