New Delhi Kacau Gara-gara Kabut Tebal, 100 Penerbangan ‘Delay’
JAKARTA, Investortrust.id - Ibu kota India, New Delhi, dan daerah sekitarnya di India utara dilanda kabut tebal Rabu (15/1/2025). Akibatnya sejumlah perjalanan kereta api dan jadwal penerbangan harus ditunda.
Portal pemantauan lalu lintas udara Flightradar 24 menunjukkan, lebih dari 100 penerbangan ditunda di bandara utama New Delhi. Media lokal mengatakan lebih dari 40 kereta api di India utara juga terkena dampak berupa penundaan perjalanan.
Departemen Meteorologi India mengeluarkan peringatan oranye, yang merupakan tingkat peringatan tertinggi kedua di negara tersebut. Lembaga ini memperkirakan kabut tebal hingga sangat tebal bakal terjadi di sejumlah wilayah.
Delhi under 'Orange' warning due to 'dense to very dense' fog at many places today.
— The Delhi Dialogues (@DelhiDialogues6) January 15, 2025
Zero visibility in Delhi today. pic.twitter.com/v5C6qHBame
Jarak pandang di bandara Delhi berkisar antara nol hingga 100 meter, demikian badan tersebut dalam pernyataannya yang dikutip dw.com.
Baca Juga
Inflasi India 5,22% YoY pada Desember 2024, Lebih Rendah dari Perkiraan
Indigo Airlines, maskapai penerbangan terbesar di negara itu mengatakan, "Tingkat visibilitas rendah dan kabut di Delhi dapat menyebabkan beberapa penundaan."
Rendahnya jarak pandang juga memperlambat lalu lintas karena media lokal menayangkan rekaman mobil yang bergerak dengan kecepatan sangat lambat di jalan-jalan kota.
#Delhi #Noida, and other places in the national capital region #NCR woke up to layers of dense fog on Wednesday as cold wave conditions intensified across northern India, affecting visibility in the city. 🌫️😶🌫️ pic.twitter.com/UoGpv9XaGK
— sudhakar (@naidusudhakar) January 15, 2025
Suhu serendah 7 derajat Celcius selama musim dingin, ditambah dengan kualitas udara yang buruk juga memperburuk kondisi kabut. Biasanya kabut terjadi di dataran rendah Indo-Gangga selama musim dingin.
Baca Juga
Terima Kunjungan Dubes India, Ketum Kadin Garis Bawahi Relasi Panjang India dan Indonesia
Pada hari Rabu, polusi udara di Delhi menunjukkan angka 437 atau "berbahaya" menurut peringkat yang dilakukan oleh kelompok Swiss IQAir.
New Delhi selama ini disebut-sebut sebagai kota yang paling tercemar di dunia, dengan kualitas udara yang semakin memburuk selama musim dingin.
Nyaris sama dengan Noveber tahun lalu, New Delhi juga sempat diselimuti kabut asap tebal yang membuat sebagian besar kota terhenti.

