Tertekan Saham Teknologi, Korea Selatan dan Taiwan Memimpin Penurunan Pasar Asia
JAKARTA, Investortrust.id -Pasar Asia-Pasifik melemah pada hari Rabu (3/1/2024), dengan saham di Korea Selatan dan Taiwan memimpin penurunan.
Baca Juga
Pasar saham Korsel dan Taiwan melemah karena perusahaan teknologi besar termasuk pembuat chip berada di bawah tekanan setelah Barclays menurunkan peringkat Apple
Saham Apple turun 4% pada hari Selasa, setelah Barclays memangkas peringkat produsen iPhone tersebut menjadi underweight dan memangkas target harganya menjadi $160 dari $161. Pemasok Apple di pasar utama Asia turun, membebani indeks di Taiwan dan Korea Selatan.
Mengutip CNBC, Kospi Korea Selatan ditutup 2,34% lebih rendah pada 2,607.31, sedangkan Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,84% menjadi 871.57. Sebagian besar saham teknologi dan chip termasuk Samsung Electronics, LG Corporation dan SK Hynix masing-masing turun sekitar 3%.
Indeks Tertimbang Taiwan ditutup 1,65% lebih rendah pada 17.559,31, dengan saham Perusahaan Manufaktur Semikonduktor Taiwan turun 2,53% dan Hon Hai, juga dikenal sebagai Foxconn, turun 0,48%.
Data aktivitas pabrik India dari S&P Global berada di bawah ekspektasi untuk bulan Desember, menurut survei yang dilakukan oleh S&P Global. Indeks manajer pembelian untuk bulan Desember mencapai titik terendah dalam 18 bulan di 54,9, dibandingkan dengan perkiraan para ekonom sebesar 55,9 yang disurvei oleh Reuters.
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 1,37% setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa pada hari Selasa, ditutup pada 7,523.2.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,94%, sedangkan CSI 300 Tiongkok ditutup 0,24% lebih rendah pada 3,378.30.
Pasar Jepang tutup hingga Kamis. Sebuah penerbangan Japan Airlines bertabrakan dengan pesawat penjaga pantai di bandara Haneda Tokyo pada hari Selasa, menyebabkan lima korban jiwa.
Pesawat penjaga pantai sedang menuju ke prefektur Niigata untuk memberikan bantuan atas gempa bumi yang melanda Jepang pada Hari Tahun Baru.
Baca Juga

