Pesawat Penumpang Brasil Jatuh, 62 Awak dan Penumpang Tewas
JAKARTA, Investortrust.id - Sebuah pesawat turboprop (baling-baling turbo) regional milik Maskapai Voepass, Brasil jatuh di dekat kota Sao Paulo, Brasil Jumat (9/8/2024). Kecelakaan menewaskan 61 orang penumpang dan awak di dalamnya.
Kantor Maskapai Voepass yang dikutip AsiaOne.com mengatakan, pesawat yang menuju bandara internasional Sao Paulo tersebut lepas landas dari Cascavel, di negara bagian Parana, dan jatuh sekitar pukul 13.30 waktu setempat (16.30 GMT) di kota Vinhedo, sekitar 80 km barat laut kota Sao Paulo.
Video yang tersebar di media sosial menunjukkan pesawat ATR-72 berputar tak terkendali saat jatuh, dan berikutnya diikuti ledakan begitu badan pesawat menyentuh daratan, dengan kepulan asap hitam besar.
Warga bernama Daniel de Lima mengatakan, ia mendengar suara keras saat pesawat jatuh. “Ia sebelumnya berputar, namun tidak bergerak maju,” katanya kepada Reuters. "Segera setelah itu jatuh dari langit dan meledak."
Pejabat kota di Valinhos, dekat Vinhedo, mengatakan tidak ada yang selamat dan hanya satu rumah di kompleks kondominium setempat yang rusak. Sementara itu di darat diperkirakan tidak ada warga yang terluka.
“Saya hampir yakin pilot mencoba menghindari lingkungan sekitar yang padat penduduk,” kata de Lima.
https://x.com/tecas2000/status/1821967563808440483/video/1
Pihak berwenang belum menyampaikan apa penyebab kecelakaan itu. Kepala pusat investigasi kecelakaan penerbangan Brasil, Cenipa mengatakan pihaknya telah menemukan “kotak hitam” pesawat yang berisi rekaman suara dan data penerbangan dari lokasi jatuhnya pesawat.
Baca Juga
Video kecelakaan tersebut menunjukkan kecelakaan terjadi di tengah cuaca yang cerah, dengan prakiraan cuaca di wilayah yang menyebutkan curah hujan ringan dan kecepatan angin 10 km per jam (6 mph).
John Hansman, seorang profesor di departemen aeronautika dan astronotika di Massachusetts Institute of Technology, meninjau beberapa rekaman yang dibagikan di media sosial. Tanpa meninjau data penerbangan ia mengatakan bahwa kecelakaan itu tampaknya bukan disebabkan oleh cuaca.
“Mungkin ada kerusakan mesin di satu sisi yang salah ditangani oleh awak pesawat,” katanya. “Bisa jadi daya dorong mesin yang tersisalah yang memulai putaran ke bawah.”
Baca Juga
Pesawat Jatuh Saat Lepas Landas di Nepal, 18 Penumpang Dilaporkan Tewas
Kepala Cenipa Marcelo Moreno memperingatkan dalam konferensi pers bahwa masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kecelakaan itu.
“Dari apa yang kami tahu sejauh ini, pesawat tidak menghubungi pengatur lalu lintas dan melaporkan keadaan darurat,” kata Moreno.
Voepass, maskapai penerbangan terbesar keempat di Brazil berdasarkan pangsa pasar, mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan informasi tambahan mengenai penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Awalnya dilaporkan ada 62 orang di dalam pesawat tersebut, meskipun media lokal sempat mewawancarai seorang pria yang ketinggalan pesawat. Secara total, pesawat tersebut membawa 57 penumpang dan empat awak, kata Voepass.

