Akhirnya, DK PBB Setujui Proposal Gencatan Senjata di Gaza
NEW YORK, investortrust.id - Dewan Keamanan PBB akhirnya menyetujui gencatan senjata segera di Gaza, pertama kalinya sejak perang berdarah Israel-Hamas dimulai delapan bulan lalu. Namun, masih banyak pertanyaan mengenai implementasinya.
Baca Juga
Bujuk Hamas-Israel Soal Gencatan Senjata, Blinken Kembali ke Timur Tengah
Dilansir Al Jazeera, Hamas mengatakan mereka bersedia terlibat dalam negosiasi tidak langsung untuk menerapkan prinsip-prinsip resolusi “yang konsisten dengan tuntutan dan perlawanan rakyat kami”.
Sedangkan, perwakilan Israel di PBB mengatakan setelah pemungutan suara bahwa negaranya “tidak akan terlibat dalam negosiasi yang tidak berarti dan tanpa akhir, yang dapat dieksploitasi oleh Hamas”.
Badan amal global Mercy Corp mengatakan resolusi gencatan senjata harus “diimplementasikan sepenuhnya dan segera” tanpa membuang waktu karena separuh penduduk Gaza “di ambang kematian karena kelaparan”.
Sedikitnya 37.124 orang telah tewas dan 84.712 orang terluka dalam perang Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas mencapai 1.139 orang dengan puluhan orang masih ditawan di Gaza.
Tiga Fase
Mengutip Arab News, ini merupakan kali kesebelas DK melakukan pemungutan suara mengenai rancangan resolusi terkati Gaza.
Kali ini, Resolusi 2735 disahkan dan akan dibagi menjadi 3 fase.
Tahap pertama menyerukan gencatan senjata segera dan komprehensif pembebasan sandera.
Termasuk perempuan, orang tua, yang terluka, pengembalian jenazah beberapa sandera yang meninggal dan pertukaran tahanan.
Fase ini juga mencakup penarikan pasukan Israel dari gaza dan distribusi bantuan kemanusiaan yang aman di seluruh Gaza.
Tahap kedua, menetapkan penghentian permusuhan secara permanen, dengan syarat adanya kesepakatan bersama antara pendudukan Israel dan Perlawanan Palestina.
Hal ini mencakup pembebasan semua tawanan yang tersisa di Gaza dan penarikan penuh pasukan Israel dari jalur yang diblokade.
Tahap terakhir, memulai rencana rekonstruksi besar-besaran selama beberapa tahun di Gaza.
Baca Juga
Resolusi DK PBB soal Gaza Belum Memenuhi Harapan Dunia karena tak Ada Gencatan Senjata

