Investor Pertimbangkan Prospek Ekonomi, Yield Obligasi AS Terus Bergerak Naik
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS naik lagi pada hari Rabu (29/05/2024). Investor mempertimbangkan keadaan perekonomian dan mencerna lelang obligasi lima tahun yang buruk.
Baca Juga
Imbal Hasil Treasury AS 10-tahun Melonjak di Atas 4,5% Jelang Rilis Inflasi
Mengutip CNBC, imbal hasil Treasury 10-tahun bertambah lebih dari 7 basis poin menjadi 4,614%, level tertinggi sejak mendekati awal Mei. Imbal hasil Treasury 2-tahun terakhir kali naik sekitar 2 basis poin pada 4,975%.
Imbal hasil naik lebih tinggi pada hari Selasa setelah lelang obligasi 5 tahun oleh Departemen Keuangan senilai $70 miliar menunjukkan permintaan yang rendah. Rasio bid-to-cover, yang merupakan ukuran permintaan yang diawasi dengan ketat, berada pada angka 2,3, di bawah rata-rata 10 lelang sebesar 2,45.
Investor juga mempertimbangkan bagaimana keadaan perekonomian dan menunggu data ekonomi baru yang dirilis sepanjang minggu ini yang dapat menjadi masukan bagi pengambilan kebijakan Federal Reserve.
Hal ini termasuk indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi pada hari Jumat, yang merupakan ukuran inflasi favorit The Fed. Beberapa pejabat Fed juga akan memberikan komentar pada minggu ini, dimana investor akan mengamati petunjuk baru mengenai jalur suku bunga ke depan.
Para pejabat The Fed dalam beberapa pekan terakhir telah secara luas mengindikasikan bahwa kesabaran diperlukan dalam hal penurunan suku bunga, dan bahwa mereka sedang mencari data ekonomi yang menunjukkan bahwa inflasi secara berkelanjutan kembali ke target bank sentral sebesar 2% sebelum mengambil kebijakan yang lebih longgar.
Risalah rapat bank sentral terakhir, yang dirilis pekan lalu, juga menunjukkan ketidakpastian dari The Fed mengenai prospek penurunan suku bunga.
Baca Juga

