Iran Umumkan 5 Hari Berkabung Setelah Kematian Presiden Raisi, Pemerintahan Sementara Diambilalih Wapres
JAKARTA, investortrust.id - Iran telah menyatakan lima hari berkabung untuk mengenang Presiden Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan pejabat Iran lainnya yang tewas dalam kecelakaan helikopter.
Baca Juga
Tak Ada Tanda Kehidupan di Lokasi Jatuhnya Heli, Presiden Iran Dilaporkan Meninggal
Banyak warga Iran berkumpul di masjid dan alun-alun pada hari Senin untuk mendoakan para pejabat tersebut, yang meninggal pada hari Minggu ketika helikopter yang mereka tumpangi jatuh dalam cuaca buruk di pegunungan dekat perbatasan dengan Azerbaijan.
Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, yang memegang kekuasaan tertinggi dengan keputusan akhir mengenai kebijakan luar negeri dan program nuklir Iran, mengatakan Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber akan mengambil alih sebagai presiden sementara, Al Jazeera mengutip dari kantor berita resmi IRNA.
“Saya mengumumkan lima hari berkabung di depan umum dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran,” kata Khamenei dalam sebuah pernyataan. Mokhber, seperti Raisi, dipandang dekat dengan Khamenei.
Jenazah Raisi, 63; Amirabdollahian, 60; dan para pejabat serta staf lainnya diangkut ke Tabriz, ibu kota provinsi Azerbaijan Timur di Iran. Sebuah upacara peringatan akan diadakan di kota itu pada hari Selasa, media lokal melaporkan.
Televisi pemerintah Iran mengatakan semua kantor pemerintah dan bisnis swasta di negara itu akan ditutup pada hari Rabu bertepatan dengan pemakaman para korban.
Raisi akan dimakamkan di Masyhad, kota tempat ia dilahirkan, pada hari Kamis, lapor TV pemerintah.
Para pemimpin dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan Tiongkok termasuk di antara mereka yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para pemimpin Iran.
Baca Juga
Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran

