Juni 2024, Bank Sentral Uni Eropa Diprediksi Pangkas Suku Bunga
JAKARTA, Investortrust.id - Inflasi di negara-negara zona Euro dilaporkan masih berada di jalur untuk turun ke target 2% pada tahun depan, sehingga pembuat kebijakan di Bank Sentral Uni Eropa (European Central Bank/ECB) kemungkinan akan mulai memotong suku bunga dari rekor tertinggi pada bulan Juni mendatang, demikian laporan pertemuan bulanan di bulan April yang dipublikasikan Jumat (10/5/2024).
ECB mempertahankan tingkat suku bunganya di angka 4,5% pada bulan lalu. Namun demikian ECB menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah penurunan suku bunga, yang kemungkinan besar akan dilakukan pada tanggal 6 Juni 2024. Syaratnya, data upah dan inflasi tetap pada jalur yang relatif aman mengarah ke target 2%.
“Dianggap masuk akal bahwa Dewan Gubernur akan berada dalam posisi untuk mulai mengurangi pengetatan kebijakan moneter pada bulan Juni,” kata ECB dalam pertemuan 10-11 April lalu.
Para pengambil kebijakan tampak begitu yakin terhadap prospek inflasi dan upah, sehingga beberapa anggota dewan gubernur bahkan mengusulkan untuk mulai melakukan pelonggaran pada bulan April ini. Saran tersebut akhirnya ditolak oleh sebagian besar anggota dewan gubernur, yang meminta agar bersabar sampai lebih lengkap data upah dan harga yang dirilis.
Baca Juga
Indonesia Bisa Kalahkan Uni Eropa soal Nikel di Tingkat Banding WTO, Ini Syaratnya…
Beberapa pihak yang tidak setuju berpendapat, seperti yang dijelaskan oleh Presiden ECB Christine Lagarde bulan lalu, bahwa suku bunga ECB akan terus membatasi perekonomian zona Euro, bahkan jika dimulai pemangkasan suku bunga perdananya tahun ini. Pengetatan kebijakan moneter di masa lalu, kata Lagarde akan terus berdampak pada perekonomian.
Berbicara pada pekan-pekan awal di pertemuan bulan April, para pengambil kebijakan telah mengkonfirmasi bahwa pemotongan suku bunga pada tanggal 6 Juni 2024 sudah merupakan kesepakatan. Namun jalur suku bunga setelahnya masih belum pasti, mengingat volatilitas inflasi dan kemungkinan penundaan penurunan suku bunga oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve AS) sebagai pertimbangan untuk penurunan suku bunga di Eropa.
Sebagian besar pengamat berpendapat bahwa pemangkasan suku bunga bulan Juni akan diikuti oleh langkah serupa beberapa waktu berikutnya di tahun ini.
Pasar memperkirakan akan ada tiga kali penurunan suku bunga tahun ini oleh ECB, atau setidaknya akan dua kali lagi pemotongan suku bunga setelah bulan Juni. Sebagian memprediksi pemotongan suku bunga akan kembali dilakukan pada bulan September dan Desember, ketika ECB juga menerbitkan proyeksi ekonomi baru.
Inflasi zona euro tetap stabil di angka 2,4% pada bulan lalu dan diperkirakan akan terus bergerak di sekitar level tersebut selama sisa tahun ini sebelum turun kembali ke target ECB sebesar 2% pada tahun 2025.

