Pertama Kali dalam 8 Tahun, Bank Sentral Swedia Pangkas Suku Bunga
JAKARTA, investortrust.id - Bank Sentral Swedia, Sveriges Riksbank (Riksbank) memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, Rabu (8/4/2024). Kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral tertua di dunia ini menjadi salah satu pertanda perbedaan kebijakan moneter antara Amerika Serikat dan Eropa.
Riksbank memangkas suku bunga utamanya sebesar 0,25 poin persentase menjadi 3,75% dan dalam pernyataannya menyebutkan bahwa dua kali pemotongan diperkirakan bisa terjadi jika inflasi terus menunjukkan tanda-tanda pelonggaran.
“Jika prospek inflasi masih bertahan, suku bunga kebijakan diperkirakan akan diturunkan dua kali lagi selama semester kedua tahun ini,” demikian Riksbank dalam sebuah pernyataan yang dikutip CNBC.com.
Baca Juga
Bank Sentral Inggris Diproyeksikan Belum Akan Turunkan Suku Bunga
Sementara itu bursa di Eropa dilaporkan mengeliat, salah satunya Indeks Stoxx 600 terkerek 0,4% pada Rabu 8 Mei 2024 jam 3 sore waktu London, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama berada di wilayah positif. Saham makanan dan minuman naik 1,6%, sedangkan saham pertambangan terkoreksi 1,7%.
Salah satu yang turun adalah saham BMW turun hampir 4% setelah perusahaan tersebut melaporkan margin laba kuartal pertama yang lebih rendah di tengah biaya yang lebih tinggi, serta diperburuk melemahnya permintaan terhadap mobil mewahnya. Sementara itu, saham Siemens Energy Jerman melonjak 11% setelah perusahaan tersebut menaikkan prospek tahun 2024 yang didukung kekuatan dalam bisnis jaringan listriknya.
Saham produsen apparel dan alas kaki Puma naik hampir 11% pada hari yang sama setelah melaporkan pendapatan kuartal pertama sesuai dengan ekspektasi dan memperkirakan meningkatnya permintaan untuk sepatu retro Palermo.
Di Wall Street, saham-saham melemah pada hari Rabu karena tekanan pada beberapa perusahaan teknologi. Emiten teknologi menjadi ganjalan Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 untuk melanjutkan tren kenaikan beruntun.

