Bursa Saham di AS Menggeliat, Harapan Turunnya The Fed?
JAKARTA, Investortrust.id – Saham-saham di bursa negeri Paman Sam serempak mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (6/5/2024), dengan Wall Street melanjutkan kenaikan kuat di sesi sebelumnya, di tengah meningkatnya harapan para pialang bahwa suku bunga Federal Reserve bakal dipangkas.
Kenaikan dialami Dow Jones Industrial Average sebesar 56 poin, atau 0,2%, sementara S&P 500 naik 0,6%, dan Nasdaq Composite naik 0,7%. Saham Micron naik lebih dari 4% setelah perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Amerika Serikat, Baird, meningkatkan outlook kinerja saham emiten tersebut. Saham perusahaan teknologi yang berfokus pada produksi dan penjualan semikonduktor Micron Technology Inc dikerek outlooknya oleh Baird menjadi outperformed dari posisi sebelumnya yang netral, dan disebutkan pihak Baird terdapat “peluang yang berarti di masa depan” bagi saham Micron.
Penguatan juga terjadi Wall Street, setelah data nonfarm payrolls pada hari Jumat pekan lalu menunjukkan bahwa perekonomian AS bakal menyerap lapangan kerja lebih sedikit dari proyeksi yang diterbitkan pada bulan April, dan terjadi peningkatan pengangguran, sehingga mengurangi kekhawatiran bakal terjadi ekonomi yang overheating, demikian dilaporkan CNBC.com, Senin (6/5/2024).
Disampaikan chief investment strategist CFRA, Sam Stovall, pasar tampaknya mengindikasikan bahwa penurunan sudah berakhir, “Dan kita akan kembali naik secara perlahan,” ujarnya. Ia menyebut bahwa momentum hari Senin ini merupakan reaksi terhadap pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pekan lalu yang mengesampingkan kenaikan suku bunga sebagai langkah bank sentral selanjutnya. “Membuat investor bernapas lega,” kata Stovall.
Baca Juga
Wall Street Bereaksi Positif pada Keputusan The Fed, Dow Jones Melonjak Lebih dari 300 Poin
Investor akan mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai langkah Fed ke depan dengan Presiden Fed Richmond, Tom Barkin dan Presiden Fed New York, John Williams dijadwalkan untuk berbicara.
Meskipun puncak musim pendapatan kuartal pertama telah berlalu, investor masih mengamati sejumlah perusahaan berkapitalisasi besar yang akan melaporkan laporan keuangannya pekan ini, seperti anggota bursa Dow, Disney pada hari Selasa, dan Uber pada hari Rabu.
Pada hari Sabtu pekan lalu, Berkshire Hathaway milik Warren Buffett melaporkan lonjakan hampir 40% dalam pendapatan operasional secara tahunan untuk kuartal pertama tahun ini. Berkshire juga mengadakan rapat pemegang saham tahunan pekan lalu.
Deutsche Bank juga mengatakan tingginya minat pada Kentucky Derby hari Sabtu lalu juga mengindikasikan hasil kinerja kuartalan yang lebih baik dari perkiraan bagi Churchill Downs. Churchill Downs Incorporated adalah perusahaan penyelenggara balapan kuda dan taruhan online, yang memiliki program andalan, Kentucky Derby.
“Akhir pekan yang penuh dengan acara olahraga penting, termasuk Grand Prix Miami dan kemenangan Real Madrid di La Liga, lalu Churchill Downs melaporkan kinerja yang kuat di Kentucky Derby ke-150. CHDN (kode bursa Churchill Downs Incorporated) melaporkan bahwa taruhan dari semua sumber pada program Kentucky Derby Day meningkat menjadi US$ 320,5 juta (atau naik 11% dibanding tahun sebelumnya), dengan semua sumber taruhan pada Kentucky Derby menghasilkan pendapatan US$ 210,7 juta (naik 11,7%),” demikian dikatakan analis Ricardo Chinchilla dalamcatatan kepada kliennya, Minggu (5/5/2024).
NBC Sports melaporkan, jumlah penonton program televisi Kentucky Derby adalah yang terbesar sejak 1989. Baik NBC dan CNBC merupakan bagian dari NBC Universal. Sementara itu saham Churchill Downs naik 1.5% pada hari Senin
