Sejumlah Tokoh Penting akan Hadiri WEF 2024 di Davos, Siapa Saja?
DAVOS, Investortrust.id – Sejumlah tokoh penting akan hadir di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2024 di Davos, Swiss.
Baca Juga
WEF 2024, yang berlangsung 15-19 Januari 2024, mengambil tema ‘Rebuilding Trust’. Membangun kembali kepercayaan di tengah kondisi dunia yang terpolarisasi.
Dalam forum ini, isu aktual yang masih menjadi sorotan adalah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran perdagangan global di Timur Tengah. Sementara itu, inflasi dan pertumbuhan ekonomi, perang di Ukraina, perubahan teknologi dan fragmentasi global akan tetap menjadi agenda.
Dilansir dari laman weforum.org, tokoh politik penting yang diagendakan akan hadir adalah orang kedua di Tiongkok, Li Qiang, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Keduanya akan memberikan pidato khusus.
Macron adalah satu-satunya pemimpin G7 yang menuju ke resor pegunungan Swiss, sementara tahun lalu hanya Olaf Scholz dari Jerman yang berasal dari aliansi tersebut yang datang ke sana. Beberapa pihak berpendapat bahwa para politisi semakin berhati-hati untuk menghadiri acara tersebut di tengah krisis biaya hidup yang sedang berlangsung dan adanya masalah yang harus diatasi di dalam negeri.
Joe Biden tidak hadir lagi sejak ia menjadi presiden AS; begitu pula Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak.
Namun sejumlah pemimpin dan menteri keuangan lainnya akan mengundurkan diri tahun ini, mulai dari Spanyol, Belgia, Kolombia, Irak, Lebanon, Irlandia, Kenya, Nigeria, Thailand, Singapura, dan lainnya.
Dari AS, hadirin antara lain Menteri Luar Negeri Antony Blinken; penasihat keamanan nasional Jake Sullivan; dan Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim John Kerry.
Sullivan kemungkinan akan menghadiri pertemuan terbaru “Penasihat Keamanan Nasional untuk Ukraina,” dengan konferensi pers yang akan diadakan pada hari Minggu, yang akan mencakup 10 poin rencana perdamaian yang disusun oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Rencana tersebut telah banyak dibahas oleh para pengamat internasional namun ditolak oleh para pemimpin Rusia.
Presiden Argentina Javier Milei mungkin akan membuat kejutan di kalangan elite dengan rencana pidatonya pada hari Rabu. Penghasut sayap kanan yang baru dilantik telah memicu protes di dalam negeri terhadap serangkaian kebijakan ekonomi yang mengejutkan, termasuk devaluasi mata uang yang tajam. Dia juga berjanji untuk melakukan dolarisasi perekonomian dan menghapuskan bank sentral.
Di antara nama-nama besar dunia bisnis, banyak yang pasti akan tertarik mendengar pendapat Sam Altman, CEO pembuat ChatGPT OpenAI, yang dijadwalkan untuk membahas keselamatan dan kepercayaan terhadap teknologi bersama panelis termasuk Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt dan CEO Pfizer Albert Bourla.
Tokoh-tokoh terkemuka perekonomian global seperti biasa akan tampil, mulai dari Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva, Presiden Bank Dunia Ajay S. Banga, dan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia Ngozi Okonjo-Iweala.
Demikian pula, para pemimpin badan-badan internasional dan kelompok masyarakat sipil juga akan diberhentikan, termasuk António Guterres dari PBB, Jens Stoltenberg dari NATO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dari Organisasi Kesehatan Dunia, dan Tirana Hassan dari Human Rights Watch.
Selain 300 public figur, forum global ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.600 CEO dan pimpinan bisnis dari seluruh penjuru dunia.
Baca Juga

