Gabriel Attal, Jadi Perdana Menteri Termuda yang Memimpin Prancis
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa (9/1/2024) menunjuk Menteri Pendidikannya, Gabriel Attal sebagai Perdana Menteri baru. Attal yang tahun ini berusia 34 tahun akan menjadi orang termuda yang menempati jabatan tertinggi kedua di Prancis tersebut.
Penunjukkan Attal ditetapkan Macron setelah pengunduran diri Perdana menteri sebelumnya Elisabeth Borne pada hari Senin (8/1/2024), demikian dilaporkan CNBCnews.com. Borne sempat menyebutkan bahwa penunjukkan Attal merupakan keinginan dari Macron, seraya menyebut bahwa saat ini merupakan periode yang penting untuk melanjutkan reformasiyang telah dilakukan pemerintah.
Di Prancis, perdana menteri memimpin pemerintahan dan diangkat oleh presiden, tetapi tidak dapat langsung diberhentikan oleh presiden.
Pada hari pertama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri diisi Attal dengan melakukan kunjungan ke wilayah Pas-de-Calais yang dilanda banjir di hari yang sama.
Dalam pidato pertamanya sebagai perdana menteri, Attal mengatakan reformasi sekolah akan menjadi salah satu fokus utamanya. Dilaporkan oleh Le Monde, Attal menyebut tiga prioritas ekonominya, yakni memastikan tentang serapan tenaga kerja yang disebutnya dengan istilah ‘Bekerja lebih dihargai daripada tidak bekerja’. Ia juga menjadikan upaya menekan tingkat inflasi, serta menyederhanakan proses berbisnis dan berusaha sekaligus upaya pengembangan lapangan kerja bagi generasi muda Prancis.
Macron dan Borne melewati tahun 2023 yang penuh gejolak, dengan pemerintah nyaris terguling karena perlawanan anggota parlemen dan publik terhadap usahanya untuk menaikkan usia pensiun. Partai Renaissance Macron kehilangan mayoritas di parlemenpada tahun 2022.
Pemerintah mengalami pukulan lain pada bulan Desember, ketika draf awal undang-undang imigrasi yang dianggap sebagai kebijakan khas Macron, ditolak dalam pemungutan suara. Kendati akhirnya disahkan setelah dilakukan revisi sangat mendalam.
Peringkat soal ketidaksetujuan pada Macron saat ini mencapai 68%, seperti yang dilansir dari agregat jajak pendapat yang dilakukan lembaga Politico.
Ensemble, sebuah koalisi liberal yang didalamnya termasuk partai Renaissance, tertinggal dari Partai Nasionalis yang sangat kanan dan Partai Persatuan Rakyat Ekologis Sosial (New Ecological and Social People’s Union) dari sayap kiri.
Attal sebagai sekutu dekat Macron, adalah menteri pemerintah yang paling populer, menurut hasil jajak pendapat, dan ia akan menjadi perdana menteri gay pertama Prancis yang terbuka.

