Jebol Jala Prancis, Lamine Yamal Jadi Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah Euro
MUENCHEN, investortrust.id – Lamine Yamal mencatatkan rekor baru setelah mencetak gol ke gawang Prancis pada semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Dia jadi pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen.
Spanyol menghadapi Prancis dalam pertandingan sarat gengsi. Randal Kolo Muani membuat Prancis memimpin sebelum dikejar Lamine Yamal dan bunuh diri Jules Kounde yang gagal menghalau sepakan Dani Olmo. Skor 2-1 bertahan hingga akhir untuk meloloskan La Furia Roja ke final Euro 2024.
Baca Juga
Remontada! Bangkit Dari Ketertinggalan Lawan Prancis, Spanyol Lolos ke Final Euro 2024
Gol itu dihasilkan Lamine Yamal dalam usia 16 tahun 362 hari atau empat hari sebelum berulang tahun ke-17 pada 13 Juli 2024. Itu membuat pemain muda Barcelona tersebut menjadi pesepak bola termuda yang mampu mencetak gol pada pertandingan Piala Eropa.
Lamine Yamal memecahkan rekor Johan Vonlanthen yang sudah bertahan 10 tahun. Pemain Swiss itu mencetak gol ke gawang Prancis pada Euro 2004 dalam usia 18 tahun 141 hari. Lamine Yamal juga jauh lebih muda dari legenda Inggris, Wayne Rooney, yang mencetak gol ke gawang Swiss di Euro 2004 dalam usia 18 tahun 237 hari.
Nama lain yang sempat mencetak gol di usia belasan tahun adalah Renato Sanches (18 tahun 317 hari) saat Portugal melawan Polandia pada Euro 2016. Ada lagi Dragan Stojkovic, Arda Guler, Cristiano Ronaldo, Ferenc Bene, Cristian Chivu, hingga Patrick Kluivert.
Baca Juga
Kalahkan Antonio Conte, Simone Inzaghi Jadi Pelatih Termahal di Serie A

