Indonesia Minta Israel Patuhi Hukum Humaniter, Berhenti Serang Rumah Sakit
JAKARTA, Investortrust.id – Indonesia meminta Israel mematuhi hukum humaniter internasional dan berhenti menyerang fasilitas sipil seperti rumah sakit.
Baca Juga
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Jadi Sasaran Serangan Israel
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyerukan agar Israel menghentikan pembunuhan terhadap warga sipil dan menyerang fasilitas sipil seperti rumah sakit, masjid, dan gereja.
"Patuhi hukum humaniter internasional. Sekjen PBB pernah mengatakan, di dalam perang pun ada hukumnya,” kata Retno dalam rekaman video yang disampaikan Kementerian Luar Negeri pada Senin.
Berkaitan dengan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Kemlu memastikan rumah sakit tersebut hingga kini masih beroperasi untuk merawat para korban konflik Israel-Hamas, meskipun pasokan bahan bakar semakin menipis.
Kementerian Luar Negeri juga terus berkomunikasi dengan tiga relawan MER-C di rumah sakit itu, yaitu Fikri Rofiul Haq, Reza Aldilla Kurniawan, Farid Zanzabil Al Ayubi, untuk memastikan keselamatan mereka.
Ketiga relawan Indonesia tersebut memilih tetap tinggal di Gaza untuk melanjutkan kerja kemanusiaan mereka.
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza menjadi harapan satu-satunya warga Palestina di Gaza utara di tengah meningkatnya serangan Israel ke daerah kantong Palestina tersebut, yang dibombardir tanpa henti sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023.
Baca Juga
Jokowi Melepas Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina di Gaza

