Bagikan

Ketegangan Laut Merah dan Hengkangnya Angola dari OPEC Membuat Harga Minyak Berfluktuasi

NEW YORK, Investortrust.id - Harga minyak naik seiring berlanjutnya ketegangan di Laut Merah.

Namun,  keluarnya Angola dari OPEC membatasi kenaikan tersebut

Baca Juga

Harga Minyak Terdongkrak Hampir 2% Akibat Serangan Kapal Tanker di Laut Merah

Harga minyak naik pada awal perdagangan Jumat karena ketegangan terus berlanjut di Timur Tengah menyusul serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah, meskipun keputusan Angola untuk meninggalkan OPEC menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas kelompok tersebut dalam mendukung harga.

Mengutip CNBC, minyak mentah berjangka Brent naik 23 sen, atau 0,3%, menjadi $79,62 per barel pada pukul 01.21 GMT, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 22 sen, juga 0,3%, menjadi $74,11 per barel.

Semakin banyak operator maritim yang menghindari Laut Merah karena serangan kapal yang dilakukan oleh kelompok militan Houthi Yaman untuk mendukung warga Palestina, sehingga menyebabkan gangguan perdagangan global melalui Terusan Suez, yang menangani sekitar 12% perdagangan dunia.

Hapag-Lloyd dari Jerman dan OOCL dari Hong Kong adalah perusahaan terbaru yang mengatakan mereka akan menghindari Laut Merah dengan mengubah rute kapal atau menunda pelayaran.

AS pada hari Selasa meluncurkan operasi multinasional untuk menjaga perdagangan di Laut Merah, namun Houthi mengatakan mereka akan terus melakukan serangan.

Para analis mengatakan dampak terhadap pasokan minyak sejauh ini terbatas, karena sebagian besar minyak mentah Timur Tengah diekspor melalui Selat Hormuz.

Menteri perminyakan Angola mengatakan pada hari Kamis bahwa keanggotaan negara tersebut dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak memenuhi kepentingannya. Angola sebelumnya memprotes keputusan kelompok OPEC+ yang lebih luas yang mengurangi kuota produksi minyak negara itu pada tahun 2024.

Kelompok produsen yang dipimpin Saudi dalam beberapa bulan terakhir telah menggalang dukungan untuk memperdalam pengurangan produksi dan meningkatkan harga minyak.

Baca Juga

Minyak Naik 3% Dipicu Melemahnya Dolar dan Prospek Permintaan 2024

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024