Jon Fosse, Sastrawan Norwegia Terima Hadiah Nobel Bidang Sastra
JAKARTA, Investortrust.id - Jon Fosse, seorang ahli dalam penulisan Nordic yang ringkas dengan karya-karya yang mencakup berbagai genre mulai dari drama hingga novel serta buku anak-anak, didaulat menerima Hadiah Nobel Sastra, untuk karya-karyanya yang dinilai memiliki kekuatan untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman, atau konsep yang mungkin sulit untuk dijelaskan atau diungkapkan lewat barisan kata.
Disampaikan Ketua Komite Nobel Bidang Sastra, Anders Olsson, karya-karya Fosse berbasis pada "bahasa dan alam Norwegia yang menjadi negara asalnya".
"Saya terkejut ketika mereka menelepon, namun pada saat yang sama juga tidak juga terkejut. Pasalnya saya telah dengan hati-hati mempersiapkan diri saya untuk kemungkinan ini terjadi dalam 10 tahun terakhir kehidupan saya," kata Fosse, 64 tahun, kepada radio NRKNorwegia.
Baca Juga
Kembangkan Vaksin Covid-19, Katalin Kariko dan Drew Weissman Raih Nobel
"Ini adalah kebahagiaan besar bagi saya untuk mendapatkan panggilan telepon tersebut."
Fosse yang merupakan salah satu dramawan terkenal di negaranya, telah menulis sekitar 40 naskah drama panggung, novel, cerita pendek, buku anak-anak, puisi, dan esai. Akademi Swedia, yang menganugerahkan Hadiah Nobel tersebutmenyatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan karena permainan panggung dan prosanya yang inovatif, dan menyuarakan hal-hal yang tak terucapkan.
Mats Malm, Sekretaris Tetap Akademi Swedia menghubungi Fosse melalui telepon untuk memberi tahu tentang pemberian penghargaan, Kamis (5/10/2023). Mats bercerita bahwa Fosse tengah dalam perjalanan di sebuah pedesaan. Saat menerima telepon dari Mats, Fosse berjanji untuk pulang dengan hati-hati agar ia berkesempatan menerima penghargaan Nobel.
Baca Juga
Antre di Depan Mesin Fotokopi, Berikutnya Terima Hadiah Nobel
Fosse adalah penulis Norwegia keempat yang menerima hadiah sastra ini. Sebelumnya tercatat nama Bjornstjerne Bjornson yang menerimanya pada tahun 1903, Knut Hamsun pada tahun 1920, dan Sigrid Undset pada tahun 1928.
Karya Fosse yang berjudul "A New Name: Septology VI-VII" disebut-sebut sebagai "magnum opus" atau karya terbesar Fosse. Karya ini juga menjadi finalisuntuk penghargaan International Booker Prize di tahun 2022.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh penerbitnya, Samlaget, Fosse mengatakan bahwa ia melihat penghargaan ini "sebagai penghargaan bagi sastra yang pertama dan terutama bertujuan menjadi sastra, tanpa pertimbangan lainnya."
Mats Malm bahwa penghargaan Nobel Sastra Kamis (5/10/2023) di Stockholm.
Penghargaan Nobel bagi Fosse, berarti ia akan menerima hadiah uang sebesar 11 juta kronor Swedia Para pemenang juga menerima medali emas 18 karat dan diploma pada upacara penghargaan pada bulan Desember mendatang.
Laureat baru ini bergabung dengan daftar pemenang sebelumnya yang terkenal mulai dari Toni Morrison hingga Ernest Hemingway dan Jean-Paul Sartre. Nama terakhir menolak penghargaan tersebut pada tahun 1964.

