Indonesia Kecam Penembakan Warga Sipil Palestina yang Tewaskan 100 Orang Lebih
JAKARTA, Investortrust.id – Pemerintah Indonesia mengecam keras penembakan warga sipil Palestina yang tengah mencari bantuan kemanusiaan oleh militer Israel di Gaza. Peristiwa penembakan ini telah menewaskan sedikitnya 100 orang.
“Indonesia mengecam keras penembakan warga sipil Palestina oleh Israel di Gaza yang tewaskan sekurangnya 100 orang yang sedang mencari bantuan kemanusiaan,” demikian pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri lewat akun @@Kemlu_RI pada Sabtu (2/3/2024).
“Apakah tragedi kemanusiaan ini masih belum cukup bagi Dewan Keamanan PBB (untuk) menyepakati Resolusi mengenai gencatan senjata?” demikian poin kedua dalam pernyataan yang dilansir lewat akun X (sebelumnya bernama twitter).
Baca Juga
AS Desak Penyelidikan Serangan Israel Tewaskan 112 Warga Gaza saat Menunggu Bantuan
Dalam kesempatan yang sama Indonesia mengingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa tidak ada satupun negara di dunia yang lebih superior di atas hukum yang berlaku. Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri mendesak negara-negara untuk menghentikan bantuan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan.
“Indonesia mengingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa tidak ada satupun negara yang berada di atas hukum. Indonesia mendesak negara-negara untuk menghentikan bantuan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan,” demikain pernyataan Kemlu.
Seperti diberitakan,sedikitnya 112 warga Palestina tewas di Kota Gaza pada Kamis (29/2/2024) ketika pasukan Israel menembaki orang-orang yang mencoba mendapatkan makanan dari truk bantuan kemanusiaan.
Dalam insiden tersebut, saksi mata mengatakan kerumunan warga sipil Palaestina berupaya mendapatkan bantuan dari iring-iringan truk yang melewati pos pemeriksaan militer Israel di Gaza. Namun, kemudian militer Israel melepaskan tembakan ke arah warga sehingga menyebabkan setidaknya 112 orang tewas dan 760 orang lain luka-luka akibat serangan itu.
