Nikkei 225 Jepang Merosot Ketika Mayoritas Pasar Asia Menguat
JAKARTA, Investortrust.id – Saham Jepang merosot di tengah menguatnya pasar saham di Asia Pasifik. Indeks Nikkei 225 Jepang turun sekitar 0,18%,
Baca Juga
Ditopang Saham Teknologi, Jepang Pimpin Kenaikan di Pasar Asia
Mengutip CNBC, saham-saham di Asia-Pasifik sebagian besar menguat pada hari Rabu (6/02/2024). Investor mencermati pendapatan perusahaan dan upaya Tiongkok untuk meningkatkan pasarnya.
DBS Group, bank terbesar di Asia Tenggara, melaporkan peningkatan laba bersih kuartal keempat sebesar 2% dari tahun ke tahun menjadi $2,39 miliar, sambil mempertahankan perkiraan pendapatan bunga bersih setahun penuh untuk tahun 2024. Saham bank tersebut melonjak 2%.
Produsen chip terbesar Tiongkok, SMIC, mengatakan pada hari Rabu bahwa hambatan makroekonomi global dan ketegangan geopolitik yang terus-menerus dapat berdampak pada bisnisnya pada tahun 2024, sehari setelah perusahaan tersebut membukukan penurunan laba kuartal keempat sebesar 54,7%.
Saham SMIC turun hampir 5% di perdagangan Hong Kong.
Saham kendaraan listrik yang terdaftar di Hong Kong naik setelah kementerian perdagangan Tiongkok merilis dokumen yang menguraikan rencananya untuk “pengembangan kendaraan energi baru yang sehat” di negara tersebut.
Kospi Korea Selatan melonjak 0,95%, memimpin kenaikan di Asia, sedangkan Kosdaq menguat 0,48%. Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,45% dan ditutup pada 7,615.8, sehari setelah bank sentral negara tersebut mempertahankan suku bunga di 4,35%.
Indeks Hang Seng Hong Kong membalikkan kenaikan menjadi turun 0,34%, sedangkan CSI 300 Tiongkok daratan naik 0,42%.
Nikkei 225 Jepang turun sekitar 0,18%, sedangkan Topix yang lebih luas naik tipis 0,33%.
Di AS, ketiga indeks utama menguat setelah serangkaian laporan pendapatan kuartalan baru, dengan S&P 500 naik 0,23%.
Nasdaq Composite naik tipis 0,07%, sedangkan Dow Jones Industrial Average melonjak 0,37%.
Baca Juga

