Data Ekonomi Membaik, Tiga Indeks Utama Wall Street Catat Kenaikan Positif Minggu Ketiga Berturut-Turut
NEW YORK, Investortrust.id = Pasar saham Amerika Serikat sedikit menguat pada Jumat waktu AS atau Sabtu (18/11/2023) WIB.
Baca Juga
Wall Street Diwarnai Aksi Profit Taking, Indeks Dow Jones Turun 0,1%
S&P 500 bertambah 0,13% untuk menyelesaikan sesi di 4.514,02. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik 1,81 poin atau 0,01% menjadi 34.947,28, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,08% menjadi 14.125,48.
Ketiga indeks utama mencatatkan kenaikan minggu ketiga berturut-turut. di tengah reli yang mewarnai pasar di bulan November.
Baca Juga
Wall Street Menguat Didorong Membaiknya Data Inflasi AS, Dow Terus Melaju
Rata-rata indeks utama masing-masing mencatatkan minggu positif ketiga berturut-turut. S&P 500 bertambah 2,2%, sedangkan Nasdaq melonjak sekitar 2,4%. Dow menutup minggu ini dengan kenaikan 1,9%. Ini adalah kemenangan beruntun tiga minggu pertama bagi Dow dan S&P 500 sejak Juli, dan yang pertama sejak Juni bagi Nasdaq.
Kenaikan tersebut dipicu oleh lemahnya data inflasi AS yang memberikan harapan kepada investor bahwa sikap keras Federal Reserve terhadap kebijakan suku bunga mungkin tidak akan terjadi lagi.
Pada bulan November, S&P 500 naik 7,6%, sedangkan Dow naik 5,7%. Nasdaq telah melonjak 9,9%.
“Saya pikir cerita untuk sisa tahun ini bukanlah apakah kita akan menyelesaikannya dengan sedikit reli,” kata Scott Ladner, chief petugas investasi di Horizon Investments, seperti dikutip CNBC internasional..
Sebaliknya, Ladner yakin perdebatan akan berpusat pada pemimpin pasar berikutnya. “Apakah pasar-pasar berkapitalisasi kecil dan berkembang, akan merugi di tahun 2023?” ujarnya. “Apakah mereka akan menjadi pemimpin? Atau apakah kita akan mendapatkan kelanjutan dari reli teknologi mega-cap yang telah kita alami sepanjang tahun?”
Saham Gap melonjak 30% sehari setelah perusahaan membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal ketiga fiskalnya. Jaringan pengisian kendaraan listrik ChargePoint turun 35% setelah mengumumkan perombakan di C-suite-nya Kamis malam dan memangkas perkiraan pendapatan kuartal ketiga.
Baca Juga

