Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Korban Gempa di Taiwan
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bencana gempa bumi di Taiwan.
“Hasil koordinasi Kemlu dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban gempa bumi,” kata Juru Bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat, Rabu (3/3/2024).
Dalam laman media sosialnya, KDEI Taipei mengimbau agar seluruh WNI di Taiwan, khususnya di wilayah Hualien, untuk mewaspadai potensi gempa susulan.
“WNI di Taiwan agar mengikuti perkembangan informasi dari otoritas Taiwan maupun Taipei,” kata KDEI.
Baca Juga
WNI yang terdampak dan membutuhkan bantuan dapat menghubungi KDEI Taipei melalui nomor hotline +88690132000 dan +886987587000.
Gempa bermagnitudo 7,5 dan 6,6 dilaporkan terjadi di sekitar Taiwan pada Rabu pagi dan getarannya terasa di Pulau Okinawa dan Miyako, Jepang selatan, sehingga membuat otoritas mengeluarkan peringatan tsunami di pulau-pulau tersebut.
Menurut data Badan Meteorologi Jepang, gempa bermagnitudo 7,5 di dekat pantai timur Taiwan yang tercatat pada pukul 08:58 waktu setempat (06.58 WIB), Rabu, memiliki kedalaman yang sangat dangkal.
Sementara itu, gempa kedua tercatat berselang kurang dari 15 menit kemudian yakni pada pukul 09.11 waktu setempat (07.11 WIB).
Baca Juga
Guncangan hingga kekuatan bermagnitudo 4 itu juga dirasakan di Prefektur Okinawa, Jepang selatan.
China Cabut Peringatan Tsunami
Sementara itu, Kementerian Sumber Daya Alam China mencabut peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah serangkaian gempa dahsyat mengguncang pantai timur Taiwan, lapor China Central Television (CCTV) pada Rabu.
Sebelumnya pada Rabu, kementerian tersebut telah mengeluarkan peringatan tsunami level 1 atau tanda bahaya, tertinggi dari empat level di China, menyusul gempa di lepas pantai Taiwan.
Menurut Administrasi Gempa Bumi China (CEA), gempa bermagnitudo 7,3 terjadi di lepas pantai Daerah Hualien di Taiwan timur pada Rabu.
Kemudian terjadi lebih dari 11 kali gempa susulan dengan magnitudo di atas 4, katanya.
Pada Rabu pagi, serangkaian gempa dahsyat tercatat di lepas pantai Taiwan.
Juru bicara Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa terkuat bermagnitudo 7,7 dan kemudian disusul magnitudo 6,6 dan magnitudo 6,3, menurut data otoritas.
Warganet di X mengunggah video yang memperlihatkan sejumlah bangunan di Taiwan dalam kondisi miring dan sebagian dalam keadaan hancur.(Antara/Sputnik)

