Ukraina Ikut Bikin Aksi Balas, Serang Pembangkit Listrik Rusia
JAKARTA, investortrust.id - Ukraina melancarkan serangkaian serangan pesawat tak berawak terhadap delapan wilayah Rusia pada Jumat malam (19/4/2024), demikian disampaikan Kementerian Pertahanan di Moskow pada hari Sabtu (20/4/2024).
Serangan tersebut diperkirakan menargetkan infrastruktur energi Rusia, demikian dilaporkan Associated Press. Sementara itu sumber intelijen mengatakan kepada Reuters bahwa drone serangan jarak jauh dari Ukraina telah menghantam tiga pembangkit listrik dan membakar depot bahan bakar di komplek pembangkit tersebut.
Reuters yang mengutip gubernur Belgorod Rusia melaporkan bahwa terdapat dua korban warga sipil yang tewas. Sementara itu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya mencegat dan menghancurkan 50 drone Ukraina.
Ukraina sedang berjuang untuk mencegah invasi Rusia di medan perang, dan menargetkan kilang minyak dalam beberapa bulan terakhir. DI sisi lain Ukraina juga menuntut agar negara-negara Barat segera memasok lebih banyak amunisi dan sistem pertahanan udara di tengah serangan Rusia yang makin intens.
Baca Juga
PLN-nya Ukraina Laporkan Kehancuran 80% Pembangkit Listrik Akibat Serangan Rusia
Diberitakan sebelumnya, Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah melancarkan serangan udara dan drone besar-besaran terhadap infrastruktur sipil dan energi Ukraina, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan besar.
Serangan terbaru terjadi pada Jumat (12/4/2024) yang menargetkan fasilitas energi di wilayah selatan Dnipropetrovsk, yang mengakibatkan kerusakan serius. Fasilitas energi tersebut terbakar menyusul serangan pesawat tak berawak Rusia pada Jumat pagi, demikian militer Ukraina dan seorang pejabat regional yang dikutip ABCNews.com.
Sementara itu perusahaan listrik terbesar di Ukraina, DTEK melaporkan bahwa 80% kapasitas pembangkitnya kini rusak atau hancur. Serangan pada tanggal 11 April lalu juga telah ikut menghancurkan sepenuhnya pembangkit listrik utama yang memasok energi ke Kyiv, yakni pembangkit listrik tenaga batu bara (TPP) Trypilska di dekat ibu kota.
Baca Juga
Seperti diberitakan, pada hari-hari pertama serangan di bulan Maret, Rusia menghancurkan sebagian besar pembangkit listrik tenaga air terbesar di Ukraina, Pembangkit Listrik Tenaga Air (HPP) Dnipro di Zaporizhzhia.
Sedangkan Kyiv dan sekutu-sekutu Baratnya memusatkan perhatian mereka pada pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada Sabtu malam yang akan menghasilkan sekitar US$60 miliar dukungan Amerika bagi upaya Kyiv untuk mengusir Rusia.

