Deal! Gencatan Senjata Israel-Hamas Diperpanjang Dua Hari
GAZA, Investortrust.id - Gencatan senjata yang mencakup kembalinya 50 wanita dan anak-anak Israel dari penawanan di Gaza, serta puluhan warga negara lainnya, telah diperpanjang selama dua hari lagi.
Baca Juga
Hal itu dikemukakan para pejabat yang terlibat dalam negosiasi, Senin, Negosiasi yang sulit berakhir dengan sukses setelah diikuti dengan pembebasan tawanan pada larut malam.
Sebelas warga Israel dibebaskan oleh Hamas pada hari Senin, kata Palang Merah dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sehingga jumlah total sandera yang dibebaskan menjadi 69 orang. Tiga puluh tiga tahanan Palestina juga dibebaskan, sehingga jumlah total perempuan dan anak-anak Palestina dibebaskan dari penjara-penjara Israel selama gencatan senjata menjadi 150 orang.
Beberapa lusin truk berisi bantuan juga berhasil mencapai daerah kantong yang terkepung dalam apa yang merupakan jeda pertama bagi warga Palestina dalam hampir dua bulan perang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari mengkonfirmasi perpanjangan gencatan senjata dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, dan para pemimpin di Israel dan AS dengan cepat menyambut berita tersebut.
Hamas mengatakan pihaknya setuju dengan Qatar dan Mesir untuk memperpanjang gencatan senjata selama dua hari tambahan “di bawah kondisi yang sama seperti yang dicapai sebelumnya.”
Mark Regev, penasihat senior Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengkonfirmasi kepada CNN bahwa perpanjangan waktu dua hari telah dicapai, dan menambahkan bahwa perpanjangan waktu tersebut akan mulai berlaku setelah pemindahan sandera pada hari Senin selesai.
Regev mengatakan berdasarkan perjanjian tersebut, Hamas akan membebaskan 10 sandera setiap hari.
Baca Juga
Netanyahu Setuju Perpanjangan Jeda Kemanusiaan, Ini Syaratnya

