Gencatan Senjata Penting untuk Penyaluran Bantuan ke Gaza, Biden: Ada Kemungkinan Diperpanjang
GAZA, Investortrust.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, gencatan senjata sangat penting dan diperlukan untuk penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Baca Juga
Darurat Kesehatan di Gaza, WHO: Israel dan Palestina Butuh Gencatan Senjata Berkelanjutan
Gelombang pertama sandera yang diculik oleh Hamas pada 7 Oktober telah dibebaskan berdasarkan perjanjian gencatan senjata baru di Gaza.
Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Jumat sore waktu AS, Biden menyatakan bahwa “jeda dalam pertempuran sangat penting untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.”
Dia memperkirakan lebih banyak sandera yang akan dibebaskan dalam beberapa hari mendatang.Ada peluang gencatan senjata yang sedang berlangsung diperpanjang.
Stasiun TV lokal menunjukkan 13 sandera Israel dipindahkan ke Palang Merah, kemudian menyeberang ke wilayah Mesir. Sesaat sebelumnya, Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengatakan Hamas juga telah membebaskan sejumlah warga Thailand yang ditawan di Gaza.
Qatar mengonfirmasi bahwa total 24 sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza telah dibebaskan dalam dua kesepakatan terpisah.
Hal ini terjadi setelah jeda terbatas pertama dalam pertempuran yang secara resmi dimulai pada Jumat pagi. Sejumlah warga Palestina yang ditahan pasukan Israel juga diperbolehkan pulang.
Masih harus dilihat apakah kedua belah pihak – yang dengan tegas mengutuk satu sama lain hingga saat terakhir – akan mematuhi ketentuan perjanjian. Jeda pertempuran yang telah lama ditunggu-tunggu akan berlangsung selama empat hari.
Avichay Adraee, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, menekankan bahwa “perang belum berakhir.” “Jeda kemanusiaan bersifat sementara. Jalur Gaza utara adalah zona perang yang berbahaya dan dilarang bergerak ke utara,” katanya, seperti dikutip CNBC internasional.
Baca Juga
Gencatan Senjata 4 Hari, Hamas dan Israel Harus Hentikan Semua Aktivitas Militer

