Hubungan Dagang AS-China Masih Membara, Biden Tuding Beijing Ubah “Aturan Main”
ISTANBUL, Investortrust.id – Hubungan dagang AS-China masih membara. Presiden Amerika Serikat AS Joe Biden menuduh China mengubah aturan dagang.
Baca Juga
Hubungan Dagang AS-China Memanas, Menteri Perdagangan AS Sambangi Beijing dan Shanghai
Biden mengatakan "tidak ingin membendung" China, namun menuduh Beijing "mengubah aturan permainan".
"Perjalanan ini bukan tentang membendung China. Saya tidak ingin membendung China,” kata Biden setelah mengadakan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong di Hanoi, Vietnam, Minggu, seperti dikutip Antara.
Ditegaskan, pihaknya tidak berupaya memisahkan diri dari China. "Menjadikan Vietnam dekat dengan AS, tidak berarti membendung China," kata Biden.
Orang nomor satu di AS itu juga menekankan bahwa Washington tidak sedang "menyakiti China."
Namun, Biden mengatakan AS "tidak akan menjual material yang dapat meningkatkan kemampuan senjata nuklir mereka, yang melibatkan kapasitas pertahanan.”
Sebaliknya, Biden menuduh China "mulai mengubah aturan permainan di bidang perdagangan dan isu-isu lainnya."
Biden mengungkapkan keinginannya untuk mengembalikan hubungan AS-China ke jalurnya.
"Ini mengenai landasan stabil di Indo-Pasifik," kata Biden, seraya menambahkan bahwa ia menginginkan hubungan dengan Beijing “meningkat (sehingga) semua orang tahu apa maksudnya.” Dia mengatakan AS telah "mempererat aliansi di seluruh dunia "untuk menjaga kestabilan."
Biden mengakui mitra Chinanya Xi Jinping sedang menghadapi beberapa kesulitan saat ini. "Dia sedang menghadapi banyak hal," kata Biden, menambahkan bahwa Xi menghadapi "kesulitan ekonomi" termasuk pengangguran kaum muda.
Baca Juga

