Cacat Pedal Rem, BYD Tarik Lebih dari 180 Ribu Mobil Listrik di China
Poin Penting
|
BEIJING, Investortrust.id -- Regulator pasar China mengungkap bahwa produsen kendaraan listrik (EV) BYD akan segera menarik lebih dari 180.000 mobil listrik di negara itu untuk memperbaiki cacat produksi pada komponen pedal rem.
Dilansir laman CNA News, seperti dikutip Sabtu (19/9/2026), penarikan kembali mencakup 183.211 kendaraan seri Qin dan Tang yang diproduksi antara 2014 dan 2022.
Cacat pada sejumlah bantalan penahan pedal rem berisiko membuat komponen tersebut retak atau terlepas seiring waktu.
Dalam kondisi ekstrem, cacat itu dapat membuat lampu rem terus menyala meski pedal tidak diinjak, sehingga berpotensi membingungkan pengguna jalan lain dan menimbulkan risiko keselamatan, kata Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China.
Baca Juga
Respons Positif Pasar Indonesia, BYD Hadirkan Varian Baru ATTO 1 STD
Dalam laporan kepada regulator, BYD mengatakan akan mengganti komponen yang terdampak secara gratis melalui diler resmi.
Secara terpisah, produsen EV China Nio menarik 686 kendaraan listrik bermerek Firefly karena cacat produksi pada komponen sistem kemudi, kata regulator.
Dalam kondisi ekstrem, cacat tersebut dapat menyebabkan hilangnya bantuan power steering. Nio akan memeriksa kendaraan yang terdampak dan mengganti rangkaian kabel yang bermasalah secara gratis.
