Prabowo-Modi Perkuat Kemitraan Strategis, India Soroti Enam Agenda Prioritas Kerja Sama
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia dinilai menjadi babak baru penguatan kemitraan strategis kedua negara. Sejumlah agenda penting berhasil disepakati, mulai dari kerja sama pertahanan, maritim, hingga kolaborasi di forum internasional.
Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India Rudrendra Tandon mengatakan, seluruh rangkaian agenda resmi PM Modi bersama Presiden Prabowo Subianto telah berlangsung secara intensif dan produktif. Pembahasan dilakukan dalam berbagai format, mulai dari pertemuan terbatas, pertemuan delegasi, hingga jamuan makan siang kenegaraan.
"Semua kegiatan resmi Perdana Menteri India telah diselesaikan hari ini. Diskusi yang berlangsung bersama Presiden Prabowo sangat komprehensif dan intensif," ujar Tandon dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut dia, Presiden Prabowo juga memberikan penghormatan khusus dengan menyambut langsung PM Modi secara pribadi. Langkah tersebut dinilai menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan kedua negara sekaligus memberikan kesan mendalam bagi delegasi India.
Tandon mengungkapkan, hasil pembicaraan kedua pemimpin mencakup penyelesaian sejumlah kesepakatan dan penguatan agenda kemitraan komprehensif di enam bidang utama. Fokus kerja sama meliputi keamanan dan pertahanan, kerja sama maritim, pembangunan, hubungan peradaban, pertukaran pengalaman pembangunan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Beberapa perjanjian telah diselesaikan. Sejak Presiden Prabowo melawat ke India tahun lalu sampai sekarang, banyak pekerjaan telah terjadi dan perbicaraan hari ini sebagiannya merupakan penutupan keputusan yang telah dilakukan pada kunjungan terakhirnya,” sebut Tandon.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Indonesia-India Jaga Perdamaian Dunia dan Stabilitas Indo-Pasifik
Selain kerja sama bilateral, Indonesia dan India juga membahas penguatan koordinasi di tingkat global. Kedua negara berkomitmen memperkuat suara negara-negara Global South melalui berbagai forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan BRICS, di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berubah.
Dalam pidatonya di DPR RI, PM Modi juga menyampaikan visi baru hubungan strategis India-Indonesia untuk 25 tahun ke depan melalui gagasan "Ganga-Mahakam", sekaligus mengajak parlemen kedua negara memperkuat kolaborasi dalam berbagai bidang strategis.
Rangkaian kunjungan PM Modi akan berlanjut pada Rabu (8/7/2026) dengan mendampingi Presiden Prabowo meresmikan dimulainya proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta. Proyek tersebut menjadi salah satu simbol kerja sama pelestarian warisan budaya antara Indonesia dan India.
Tandon menilai keseluruhan kunjungan berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh persahabatan. Menurutnya, hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui diplomasi formal, tetapi juga didasari kedekatan sejarah, budaya, serta komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis di masa depan.
Baca Juga
Prabowo: Pengalaman Demokrasi India Jadi Inspirasi Penting bagi Indonesia
