Dubes Chakravorty Ungkap Alasan PM Modi Bakal Kunjungi Yogyakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengungkapkan, Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia mulai 6 Juli 2026. Selain melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Jakarta, PM Modi diagendakan bertolak ke Yogyakarta.
Menurut Sandeep Chakravorty, lawatan PM Modi ke Yogyakarta merupakan tindak lanjut konkret komitmen yang telah disepakati kedua negara. "Mengenai Yogyakarta, beliau berkunjung karena, jika melihat pernyataan bersama tahun 2025, kedua pemimpin telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan," ujar Dubes Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga
Sebut Prabowo 'My Brother', PM Modi: Kedekatan Kami seperti Hubungan Indonesia dengan India
Dubes Chakravorty menjelaskan, Kedutaan Besar India telah menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Kebudayaan RI, Indonesian Heritage Institute, serta Archaeological Survey of India (ASI). ASI merupakan lembaga asal India yang dikenal memiliki reputasi global dalam pemugaran monumen kuno, termasuk kesuksesannya merestorasi Angkor Wat di Kamboja serta proyek serupa di Laos dan Vietnam.
Tim ahli ASI, kata Sandeep Chakravorty, telah meninjau langsung situs Candi Prambanan dan menyusun laporan proyek yang kini memasuki tahap evaluasi. "Kami meyakini bahwa ketika kedua pemimpin bertemu, mereka akan mengumumkan dimulainya pekerjaan pemugaran candi tersebut," tambah Chakravorty.
Langkah ini, kata dia, diharapkan tidak sekadar menjadi simbol kedekatan budaya, melainkan juga pendorong sektor pariwisata nasional. Restorasi ini berpotensi besar mendongkrak arus wisatawan mancanegara, khususnya dari India, sekaligus menyokong diversifikasi destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Rangkaian kunjungan PM Narendra Modi akan dimulai saat tiba di Jakarta pada Senin (6/7/2026) malam. Keesokan harinya, PM Modi bakal memulai agenda kenegaraan formal dengan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, disusul jamuan kenegaraan.
Baca Juga
Prabowo: Saya Belajar Banyak dari PM Modi soal Pengentasan Kemiskinan
Pada malam harinya, PM Modi dijadwalkan menyapa sekaligus berpidato di hadapan komunitas India yang menetap di Indonesia. Barulah pada Rabu (8/7/2026), rombongan bertolak menuju Yogyakarta sebelum mengakhiri lawatan di Indonesia untuk melanjutkan perjalanan ke Australia.
Dubes Chakravorty menegaskan, kunjungan ini memegang peranan krusial dalam memperkuat hubungan strategis kedua negara di kawasan Indo-Pasifik. Selain isu warisan budaya, pertemuan tingkat tinggi ini akan mematangkan kerja sama di sejumlah sektor prioritas.
Sektor yang dikerjasamakan di antaranya pertahanan dan keamanan maritim, perdagangan, investasi, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi mineral kritis, serta peningkatan kapasitas di bidang kesehatan dan pendidikan. Kunjungan ini sekaligus menandai kehadiran perdana PM Modi di Indonesia setelah menghadiri KTT India-ASEAN di Jakarta pada 2023.
