Kapal Tanker Pertamina Pride dan Gamsunoro Bersiap Lintasi Selat Hormuz, Keselamatan Awak Jadi Prioritas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan, kapal tanker Pertamina Pride dan Gamsunoro milik PIS bersiap melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, menyusul kian kondusifnya situasi di kawasan tersebut.
“Seiring perkembangan positif yang mengindikasikan kondisi yang semakin kondusif antara Iran dan AS, dua kapal PIS, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang berada di kawasan Teluk Arab, tengah bersiap melintasi Selat Hormuz,” kata Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita dalam keterangan pers yang diterima investortrust.id di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Vega, PIS terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah seiring munculnya sejumlah sinyal positif yang mengindikasikan kondisi semakin kondusif antara Iran dan AS. “Kami terus mencermati perkembangan situasi secara intensif sebelum mengambil langkah operasional lebih lanjut,” ujar dia.
Baca Juga
2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Sugiono Ungkap Negosiasi Makin Kompleks
Meski demikian, kata Vega Pita, PIS tetap menerapkan prinsip kehati-hatian mengingat kondisi keamanan di kawasan masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Perusahaan juga terus mengevaluasi berbagai opsi pelayaran yang dinilai lebih aman.
Vega mengungkapkan, salah satu alternatif yang tengah dipertimbangkan adalah penggunaan jalur melalui Perairan Oman, yang saat ini juga menjadi pilihan sejumlah pelaku industri pelayaran internasional.
“PIS terus memantau secara cermat perkembangan situasi yang masih sangat dinamis di kawasan tersebut, sekaligus mengevaluasi alternatif rute yang lebih aman, termasuk melalui Perairan Oman yang saat ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh pelaku industri pelayaran,” papar dia.
Sebagai bagian dari persiapan operasional, menurut Vega, PIS telah melakukan serangkaian langkah teknis maupun nonteknis untuk memastikan pelayaran dapat berlangsung dengan aman. Perseroan memastikan seluruh aspek penting telah dipersiapkan, mulai dari perlindungan asuransi hingga kesiapan awak kapal.
“Kami telah memastikan ketersediaan perlindungan asuransi, kesiapan awak kapal, keandalan teknis kapal dan mesin, kesiapan navigasi dan komunikasi kapal, serta pemenuhan seluruh persyaratan regulasi pelayaran internasional,” tutur Vega.
Dia menambahkan, seluruh persiapan tersebut dilakukan dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi keamanan terkini di kawasan Timur Tengah.
Vega Pita menjelaskan, pada saat yang sama, PIS juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memperoleh informasi dan dukungan yang diperlukan dalam proses pelayaran. Koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan sejumlah otoritas terkait lainnya.
“Selain berkoordinasi secara intensif dengan para pemangku kepentingan, kami menyiapkan passage plan yang aman dan sesuai dengan perkembangan situasi terbaru,” ucap dia.
Vega menegaskan, keselamatan awak kapal, keamanan armada, dan perlindungan muatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam setiap pengambilan keputusan operasional. “Kami berharap kondisi geopolitik di kawasan terus membaik sehingga Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman dalam waktu dekat,” tandas dia.
Baca Juga
PIS optimistis membaiknya situasi geopolitik di kawasan akan membuka ruang bagi kelancaran aktivitas pelayaran internasional, termasuk bagi armada perusahaan yang saat ini menunggu momentum terbaik untuk melanjutkan perjalanan melalui Selat Hormuz.
Berdasarkan catatan investortrust.id, kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro tertahan di kawasan Teluk Arab sejak awal Maret 2026 setelah perang Iran versus AS dan Israel berkecamuk di kawasan tersebut.
AS dan Iran baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai yang mencakup kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz yang sempat ditutup.
