Tiga Bank Raksasa Jepang Dikabarkan Bakal Pakai AI Mythos
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Tiga bank besar Jepang dikabarkan akan segera memperoleh akses ke model kecerdasan buatan (AI) Mythos buatan Anthropic dalam dua minggu ke depan. Langkah itu memicu kekhawatiran regulator terkait potensi ancaman keamanan siber terhadap sistem perbankan lama.
Dikutip dari Reuters, Rabu (13/5/2045), bank yang disebut akan mendapat akses tersebut ialah Mitsubishi UFJ Financial Group, Mizuho Financial Group, dan Sumitomo Mitsui Financial Group. "Namun demikian ketiganya belum memberikan komentar terkait laporan tersebut," bunyi laporan tersebut.
Mythos sebelumnya dinilai banyak pakar keamanan siber memiliki kemampuan yang dapat menimbulkan tantangan serius bagi industri keuangan. Teknologi AI itu disebut berpotensi dimanfaatkan untuk serangan siber hingga mengganggu sistem perbankan tradisional.
Pemerintah Jepang pun mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan teknologi tersebut. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, telah bertemu Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, guna membahas risiko keamanan siber yang ditimbulkan AI terhadap sektor finansial Jepang.
Baca Juga
Pemerintah Negeri Sakura juga berencana membentuk kelompok kerja gabungan pemerintah dan swasta pekan ini. Tim tersebut akan fokus mengantisipasi ancaman siber terhadap sistem keuangan nasional yang berpotensi muncul akibat penggunaan AI generatif canggih seperti Mythos.
Sebelumnya, sejumlah bank besar di AS sudah telah lebih dulu memperoleh akses ke Mythos. Anthropic juga disebut tengah berupaya memperluas akses model AI tersebut ke bank-bank di Eropa dan Inggris.
Langkah ekspansi AI ke industri keuangan global diperkirakan akan mempercepat transformasi layanan perbankan digital. Namun di sisi lain, regulator berbagai negara mulai menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan data dan stabilitas sistem keuangan yang bisa saja disalahgunakan oleh AI.

