Xi Jinping Minta AS Berhenti Persenjatai Taiwan
JAKARTA, Investortrust.id - Pemimpin Republik Rakyat China Xi Jinping, meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk berhenti memberikan senjata kepada Taiwan dan menyebutkan bahwa reunifikasi China dengan pulau otonom tersebut sebagai "tak terhindarkan," demikian dilansir Channelnewsasia.com, Kamis (16/11/2023).
"Pihak AS seharusnya ... berhenti memberikan senjata kepada Taiwan, dan mendukung reunifikasi damai China. China akan mewujudkan reunifikasi, dan ini tak terhentikan," kata Xi kepada Biden, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri China.
Baca Juga
Dinilai Rugikan China, Xi Jinping Sentil Soal Sanksi Ekonomi Sepihak
Menurut pejabat senior AS, dalam pertemuan pada Rabu lalu Biden meminta Xi untuk menghormati pemilihan yang akan datang di Taiwan, demokrasi yang diperintah sendiri. "Kami meminta China untuk menghormati proses pemilihan di Taiwan."
Xi memberi tahu Biden selama pertemuan empat jam mereka pada Rabu lalu bahwa Taiwan adalah isu terbesar dan paling berbahaya dalam hubungan AS-China, kata pejabat senior AS tersebut kepada wartawan.
Pejabat tersebut mengutip Xi yang mengatakan bahwa preferensi China adalah reunifikasi damai dengan Taiwan, yang kemudian pembicaraan mengarah soal kondisi di mana kekuatan bisa digunakan.
Baca Juga
Bertemu Joe Biden, Xi Jinping : Planet Bumi Cukup Besar untuk China-AS Capai Kesuksesan
Xi mencoba menggambarkan bahwa China tidak bersiap untuk melakukan invasi besar-besaran ke Taiwan, tetapi menurut pejabat AS yang dikutip, hal itu tidak mengubah pendekatan AS
"Presiden Xi ... menekankan bahwa ini adalah isu terbesar, paling berpotensi berbahaya dalam hubungan AS-China, dengan jelas menyatakan bahwa, Anda tahu, preferensi mereka adalah reunifikasi damai tetapi kemudian langsung beralih ke kondisi di mana potensi penggunaan kekuatan bisa dimanfaatkan," kata pejabat senior AS tersebut kepada wartawan, merujuk pada komentar Xi tentang Taiwan.

