Bagikan

Bursa Eropa Melemah, Investor Cermati Proposal Damai Iran

Poin Penting

Bursa Eropa turun 0,3% dipicu ketidakpastian negosiasi AS-Iran
Iran ajukan proposal damai, namun belum ada jadwal perundingan
Harga minyak naik di tengah risiko gangguan Selat Hormuz
Pasar menanti keputusan suku bunga The Fed, ECB, dan BOE

LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin (27/4/2026). Investor mencermati perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran serta bersiap menghadapi serangkaian keputusan penting bank sentral global.

Baca Juga

Menlu Iran Tiba di Rusia, Trump Buka Jalur Telepon

Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 menghapus penguatan di sesi pagi dan berakhir turun 0,3%, dengan pergerakan bursa utama dan sektor yang cenderung beragam.

Sentimen pasar tertekan setelah laporan menyebut Iran mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik, sembari mengusulkan penundaan pembicaraan nuklir. Namun, prospek dialog tetap buram setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana pengiriman utusan khusus ke Pakistan untuk negosiasi.

“Jika mereka ingin berbicara, mereka tinggal menelepon,” tulis Trump dalam pernyataan di media sosial, menegaskan posisi tawar Washington.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan tidak ada pertemuan yang dijadwalkan antara Teheran dan Washington.

Kondisi ini membuat harga minyak tetap tinggi. Minyak Brent naik 0,9% ke level US$106,37 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,7% ke US$95,07 per barel.

Baca Juga

Rusia Bersedia Menjadi Juru Damai, Harga Minyak Menembus US$ 107

Sementara itu, pelaku pasar juga bersiap menghadapi pekan krusial kebijakan moneter. Federal Reserve, European Central Bank, dan Bank of England dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga dalam beberapa hari ke depan. Para ekonom memperkirakan ketiganya akan menahan suku bunga, namun membuka peluang kenaikan lanjutan tahun ini.

Fokus juga tertuju pada pertemuan terakhir Ketua The Fed Jerome Powell sebelum kemungkinan digantikan oleh Kevin Warsh pada Mei mendatang.

Di level korporasi, sektor energi angin mencatat kinerja positif. Produsen turbin Jerman Nordex melonjak 5,7% setelah mencatat kenaikan penjualan 11% menjadi 1,6 miliar euro dan laba bersih yang meningkat signifikan.

Perusahaan sejenis seperti Ørsted dan Vestas Wind Systems juga mencatat penguatan.

Sebaliknya, saham raksasa energi Shell turun tipis setelah mengumumkan akuisisi perusahaan energi Kanada ARC Resources senilai US$16,4 miliar.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024