Bagikan

Wall Street Cetak Rekor Baru Didorong Harapan Damai AS-Iran, Saham Intel Melejit Hampir 24%

Poin Penting

S&P 500 dan Nasdaq ditutup di rekor tertinggi sepanjang masa
Saham Intel melonjak 23,6% usai laporan laba kuat
Harapan negosiasi AS-Iran meningkatkan sentimen pasar
Investor mulai fokus pada fundamental ekonomi meski konflik berlanjut

NEW YORK, investortrust.id - Wall Street mencatatkan rekor baru pada Jumat waktu AS atau Sabtu (25/4/2026) WIB. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup di level tertinggi sepanjang masa, didorong oleh lonjakan saham teknologi serta harapan baru terhadap dimulainya kembali pembicaraan damai AS-Iran.

Indeks S&P 500 naik 0,8% ke 7.165,08, sedangkan Nasdaq melesat 1,63% ke 24.836,60. Sebaliknya, Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,16%.

Baca Juga

Trump: Waktu Tidak di Pihak Iran

Optimisme muncul setelah adanya laporan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan bertemu mediator Pakistan di Islamabad untuk membahas potensi negosiasi lanjutan dengan AS.

Harga minyak AS sempat turun menyusul kabar tersebut, dengan WTI berada di atas $94 per barel setelah terkoreksi 1,51%, sementara Brent tetap stabil di atas $105.

Presiden Donald Trump sebelumnya juga mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga minggu. “Pertemuan berjalan sangat baik!” tulis presiden dalam sebuah unggahan di Truth Social. “Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon untuk membantunya melindungi diri dari Hizbullah,” tambahnya, merujuk pada kelompok milisi yang didukung Iran tersebut.

Baca Juga

Trump Ancam Tembak Kapal Iran dan Klaim Kendalikan Selat Hormuz

Konflik Timur Tengah telah berkembang menjadi kebuntuan angkatan laut di Selat Hormuz karena AS dan Iran telah menyita kapal-kapal komersial. Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis bahwa ia telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk “menembak dan membunuh kapal apa pun” yang memasang ranjau di selat tersebut.

Menurut CEO The Wealth Alliance, Robert Conzo, pasar mulai mengabaikan konflik dan kembali fokus pada fundamental ekonomi yang kuat, terutama di AS. Investor merasa yakin dengan fundamental, khususnya di Amerika Serikat, dan itulah yang benar-benar membuat pasar terus naik,” ujarnya, seperti dikutip CNBC.

Lonjakan pasar dipimpin oleh saham Intel yang meroket 23,6%—kenaikan harian terbesar sejak 1987—setelah melaporkan laba di atas ekspektasi dan prospek optimistis.

Reli ini juga memperkuat sektor semikonduktor, dengan ETF iShares Semiconductor ETF mencatat 18 sesi kenaikan berturut-turut dan melonjak 11% sepanjang pekan.

Secara mingguan, kinerja indeks utama bervariasi: S&P 500 naik 0,6%, Nasdaq menguat 1,5%, sementara Dow turun 0,4%.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024