Bertemu Menkeu RRC, Menkeu Sri Mulyani Sepakat Penguatan Hubungan RI-RRC
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri serangkaian agenda Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di San Fransisco, Amerika Serikat, berkesempatan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan RRC, Lan Foan, Senin (13/11/2023). Dalam kesempatan itu, Menkeu menyampaikan bahwa hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan RRC telah terjalin erat sejak lama, dan keduanya sepakat untuk memperkuat kerja sama kedua negara.
Berbagai proyek utama seperti pembangunan kereta cepat dan hilirisasi mineral-mineral strategis merupakan buah dari eratnya sinergi kedua negara.
Baca Juga
Sri Mulyani: Angka Kemiskinan Global Melonjak 100 Juta Orang per Tahun akibat Perubahan Iklim
“Di hari pertama rangkaian agenda APEC kemarin, saya berkesempatan untuk berjumpa dengan Menteri Keuangan RRC yang baru saja dilantik, Mr. Lan Foan. Ia bercerita, Indonesia punya kedekatan tersendiri bagi dirinya,” ujar Menkeu melalui laman instagram resmi @smindrawati.
Dalam unggahannya, Menkeu menceritakan bahwa Mr. Lan lahir dan punya karir cukup panjang di pemerintahan Provinsi Guangdong, yaitu sebuah provinsi di Tiongkok yang diketahui terdapat banyak pebisnis Indonesia berasal dari sana. Sehingga bagi Mr Lan, Indonesia sudah seperti kawan lama.
Pada pertemuan itu, Indonesia dengan Tiongkok bersepakat bahwa hubungan dan kerja sama Indonesia-China harus semakin diperkuat, termasuk di bidang transisi energi. Dikatakan Menkeu, Mr. Lan memiliki banyak pengalaman di bidang ini.
Baca Juga
Gegara Masif Terbitkan Obligasi, China Kekuarangan Likuiditas
”Sebelum menjabat Menteri Keuangan, ia pernah menjadi Gubernur Shanxi. Provinsi ini didesain sebagai pilot zone untuk proyek transisi energi di Tiongkok. Wah, ini tentu menjadi pengalaman berharga yang bisa kita pelajari,” tutur Menkeu.
Terakhir, Menkeu juga meyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Mr. Lan sebagai Menteri Keuangan RRT.
“Glad to see you and I welcome you to Jakarta anytime”, tukasnya seperti dilansir laman resmi Kemenkeu.

