Pakar Sebut Gen Z Rentan Terjerat Investasi Bodong, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Generasi Z atau gen Z dinilai sebagai kalangan yang paling rentan terjerat investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal, karena kemudahan akses dan iming-iming yang ditawarkan.
Untuk menjauhkan mereka dari jerat investasi bodong dan pinjol ilegal setidaknya harus dilakukan edukasi dan pendekatan khusus.
“Banyak sekali yang bisa dilakukan. Pertama adalah dengan cara membantu literasi keuangan. Balik lagi harus meningkatkan angka literasi keuangan untuk para gen z tersebut,” urai Financial Planner Expert (PINA Indonesia), Rista Zwestika, menjawab pertanyaan investortrust.id, pada Forum Jurnalis yang digelar Bank Jago, di Jakarta, Rabu (21/2/2024).
Baca Juga
Untuk meningkatkan literasi tersebut, tidak bisa dilakukan dengan upaya literasi pada umumnya. Karena gen Z biasanya tidak senang diatur, oleh karena pendekatan edukasi yang dilakukan juga harus khusus, seperti mengadakan forum diskusi, penyuluhan secara online, bahkan juga bisa dengan memberikan e-book online, dan lainnya.
Karena diiming-imingi kemudahan, lanjut Rista, gen Z biasanya tidak mau melewati sebuah proses. Ditambah paparan media sosial yang menyajikan konten jurus praktis menjadi kaya hanya dengan investasi, namun kenyataannya tidak teruji.
Baca Juga
Menurut Rista, yang harus ditanamkan di dalam diri gen Z adalah investasi bukan jalan pintas untuk seseorang menuju kesuksesan. Masih banyak cara lain yang ampuh membawa masyarakat menuju ke sana, salah satunya memperkaya diri dengan pendidikan.
“Ketika dia dapat ilmu keuangannya, yang tadi investasi bodong dan pinjaman online, ketika bisa punya blocking dalam dirinya berupa ilmu keuangan otomatis mereka punya gimana caranya untuk gak kejebak dengan investasi bodong maupun pinjaman online ilegal,” katanya.

