Mau Dapat Passive Income dari Kripto? Simak Ini Ada 6 Caranya
JAKARTA, investortrust.id - Kripto bukan cuma bisa dijadikan ladang spekulasi, namun ternyata bisa juga dijadikan sumber penghasilan pasif.
Selama ini, aset kripto kerap diidentikkan dengan trading dan spekulasi harga aset. Namun ternyata, kripto juga membuka peluang menghasilkan pendapatan pasif bagi pemiliknya. Alias uang tetap bisa terus mengalir ke dompet Anda, bahkan tanpa harus repot berdagang aktif setiap hari.
Berkembangnya ekosistem kripto telah memunculkan berbagai skema dan model bisnis yang memungkinkan Anda mendapatkan passive income dari kepemilikan aset digital. Di tahun 2024 ini, peluang untuk mendulang penghasilan pasif dari kripto bahkan semakin terbuka lebar.
Dilansir dari Indodax, Kamis (16/5/2024) setidaknya ada enam jalur populer yang bisa ditempuh untuk menghasilkan pendapatan pasif dari kripto:
1.Cloud Mining: Menambang kripto tanpa repot urus perangkat
Menambang kripto kerap diasosiasikan dengan kebutuhan perangkat khusus berkemampuan tinggi dan biaya listrik yang besar. Namun dengan hadirnya layanan cloud mining, batasan itu kini tidak lagi menjadi masalah. Cloud mining memungkinkan kamu menambang kripto dari jarak jauh tanpa harus memiliki perangkat fisik seperti rig mining. Caranya cukup menyewa sumber daya komputasi awan (cloud) dari penyedia jasa cloud mining.
Baca Juga
2.Program Afiliasi: Ladang passive income dengan mempromosikan kripto
Bagi pemilik media sosial, blog, atau channel konten dengan audiens besar, program afiliasi kripto jadi peluang passive income yang patut dimanfaatkan. Caranya mudah, kamu tinggal mempromosikan platform kripto pilihan melalui tautan khusus afiliasi. Setiap kali ada pengguna baru yang mendaftar atau bertransaksi lewat tautan afiliasi kamu, kamu akan menerima komisi dalam bentuk kripto ataupun fiat. Semakin banyak pengguna yang kamu sukseskan, pendapatan pasif pun akan semakin besar.
3.Crypto Games: Mendulang kripto dengan bermain game.
Di ranah kripto, konsep play to earn telah membuat games menjadi ladang penghasilan baru yang menggiurkan. Banyak pengembang game crypto yang menerapkan sistem pemberian imbalan token kepada pemainnya. Semakin aktif bermain dan mencapai target tertentu, semakin banyak token kripto yang bisa dikumpulkan.
4. Airdrops: Gratis dapat token kripto baru berpotensi berharga
Memiliki kripto ternyata bisa membuka peluang mendapatkan token aset digital baru secara gratis melalui skema airdrop. Ini menjadi strategi pemasaran populer bagi proyek kripto sebelum peluncuran resmi. Caranya, tim proyek akan membagikan sebagian token baru mereka kepada khalayak luas, terutama para pemilik kripto populer. Tujuannya untuk meningkatkan awareness dan mengakuisisi pengguna baru.
Baca Juga
Data Inflasi AS Terkendali, Bitcoin Lompat ke Level US$ 66.000-an
5. Learn to Earn: Belajar kripto dapat imbalan langsung
Beberapa staking kripto terbaik menawarkan program edukasi berimbalan. Pengguna akan mendapat token kripto sebagai hadiah setelah menyelesaikan serangkaian kursus, kuis, atau panduan yang disediakan. Konsepnya sederhana, semakin banyak pengetahuan yang diserap, semakin besar pula imbalan token yang didapat. Tak hanya membuka peluang passive income, skema ini juga mendorong literasi kripto di kalangan masyarakat luas.
6. Crypto Presales: Miliki token potensial dengan harga diskon
Bagi investor kripto, presale menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan token aset kripto baru dengan harga jauh lebih murah. Sebelum diluncurkan di bursa, kebanyakan proyek baru akan mengadakan presale untuk menggalang dana awal sekaligus membangun basis investor.
Pada tahap ini, token dijual dengan harga presale yang umumnya cuma sepersekian dari harga listing. Beli saat kripto presale, kamu berpotensi menikmati keuntungan berlipat begitu token tersebut diperdagangkan secara luas.

