Deretan Orang Tajir Ini Membagi Tips Sukses, Simak Kata Warren Buffett & Bill Gates
JAKARTA, investortrust.id - Orang-orang tajir seperti Bill Gates, Warren Buffett, Jeff Bezos, dan lainnya tidak serta merta menikmati kesukses dalam tempo singkat. Apa yang diraih saat ini sudah pasti dilewati dengan perjuangan tidak mudah.
Umumnya ada benang yang bisa dipelajari dari perjuangan kaum tajir ini. Tips dan nasehat bisa dijadikan pelajaran berharga. Pandangan mereka terkait membangun bisnis, membangun jaringan, maupun cara melipatgandakan kekayaan bisa jadi wawasan berharga.
Berikut intisari dari perjalanan orang-orang sukses yang bisa dijadikan Pelajaran.
Bergaul Sehat dengan Orang Tepat
Pemilik kerajaan bisnis Kind Snacks, Daniel Lubetzky, menyarankan untuk bergaul dengan orang-orang jujur, yang berani mentang Anda saat Anda dinilai keliru. Menurut Daniel, memiliki teman dan rekan kerja yang bisa memberi koreksi Anda bisa mengubah kekeliruan menjadi aspek kunci meraih keberhasilan.
Baca Juga
Dianggap Tradisional, Warren Buffett Ternyata Punya 47,6% Saham AI
"Jika Anda tidak berada di sekitar orang-orang tersebut, maka akan jauh lebih sulit mencapai kesuksesan, karena Anda menganggap diri “Saya luar biasa” lalu tidak menyadari saat membuat kekeliruan," kata Lubetzky kepada CNBC.
Menguasai di Bidang Tertentu
Pada pertemuan tahunan pemegang saham Berkshire Hathaway tahun 2022 lalu, sang pendiri, Warren Buffett memberikan beberapa nasihat lawasnya tentang pentingnya menjadi orang yang menguasai bidang tertentu secara baik. Langkah ini bisa menghindarkan orang dari “inflasi” karena berada di antara orang-orang yang lebih kapabel.
"Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menjadi sangat ahli dalam sesuatu," urar tokoh yang selalu jadi acuan investasi ini. Ia mencontoh profesi sebagai dokter dan pengacara yang orang-orang yang pantas dibayar karena kemampuan profesional yang mereka berikan.
"Orangakan memberi Anda sebagian dari apa yang mereka hasilkan sebagai imbalan atas apa yang Anda berikan," ujar Buffett terkait professional di dua bidang itu.
Menurut Buffett, berbeda dengan mata uang yang terdampak inflasi, keterampilan yang terus diasah tidak terpengaruh inflasi. Jika Anda memiliki keterampilan yang dibutuhkan, Anda akan tetap dibutuhkan. Bayaran besar terasa pantas untuk itu.
"Investasi terbaik, bahkan jauh lebih baik adalah upaya apa pun yang bisa mengembangkan diri Anda, dan sama sekali tidak dikenakan pajak," tandas Buffett.
Baca Juga
Punya Kekayaan US$116 Miliar, Ini Alokasi Investasi Pilihan Bill Gates
Banyak Membaca (Tidak Berhenti Belajar)
Bill Gates punya pendapat berbeda tentang cara mencapai sukses. Gates muda banyak menyibukkan dirinya dengan banyak membaca. Ia tipe orang yang selalu ingin tahu banyak hal dari membca sejak di bangku sekolah.
Bahkan, dalam foto yang ia posting di akun LinkedIn, Gates membuat kereangan: "Saya ingat pria ini. Banyak yang telah berubah sejak foto ini dibuat, namun saya ingat betapa excitednya saya untuk mengetahui (bacaan) bab berikutnya. Saran saya sederhana, banyak baca dan temukan keterampilan yang Anda nikmati."
Gates juga sebelumnya menyatakan bahwa begitu dia memulai membaca buku, dia selalu menyelesaikannya. "Saya menolak untuk berhenti membaca buku di tengah-tengah, bahkan jika saya tidak suka," katanya kepada majalah Time pada tahun 2017. "Anda tidak benar-benar mulai menua sampai Anda berhenti belajar," tandas Gates.
Terbiasa dengan Penolakan
Pengalaman ditolak dalam usaha, menurut John Paul DeJoria bukanlah kiamat dunia. Ia bahkan kesiapan menerima pelolan harus menjadi keterampilan yang perlu dikuasai jika ingin menuai sukse.
Baca Juga
Pendiri merek produk rambut Paul Mitchell dan perusahaan tequila Patrón Spirits ini menekankan bahwa setiap harus terbiasa untuk menerima penolakan. “Jika Anda siap dan tahu Anda akan mendapatkan banyak penolakan, maka hal itu tidak akan memengaruhi Anda. Itu tidak akan menyakiti Anda. Anda dapat belajar dari itu," ujar John Paul.
Meskipun menghadapi bayak tantangan, DeJoria mengatakan, belajar dari penolakan tak terhindarkan. "Apakah Anda memulai bisnis atau tidak, selau ada penolakan. Anda akan mendapatkannya dalam kehidupan pribadi dan kehidupan bisnis Anda," ujar DeJoria

