Dorong UMKM Naik Kelas, ShopeePay Dukung Adopsi QRIS dan Literasi Keuangan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Aplikasi ShopeePay, penyedia layanan pembayaran digital dan layanan keuangan, memperkuat komitmennya mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui partisipasi pada Karya Kreatif Mataraman (KKM) dan Digimafest 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Kediri pada akhir pekan lalu. Langkah ini diharapkan mempercepat adopsi pembayaran digital yang aman, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat ekosistem ekonomi digital yang semakin inklusif.
Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan" tersebut mempertemukan regulator, penyedia layanan pembayaran digital, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat transformasi digital di daerah.
Baca Juga
Bukan Cuma Transfer, Ini Keuntungan Berlipat ShopeePay 'Pasti Gratis' untuk Kantong Anda
Sejalan dengan agenda tersebut, adopsi pembayaran digital di wilayah Kediri terus menunjukkan pertumbuhan. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pengguna aktif QRIS ShopeePay di kota dan Kabupaten Kediri meningkat lebih 70%. Pertumbuhan itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital sekaligus semakin luasnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan Bank Indonesia.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan transformasi ekonomi digital yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat.
"Kami percaya pembayaran digital tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk terus berkembang dan berpartisipasi aktif dalam pertumbuhan ekonomi digital. Aplikasi ShopeePay terus mendukung berbagai inisiatif BI yang bertujuan memperluas adopsi pembayaran digital, serta menciptakan ekosistem digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan," ujar Eka dikutip Rabu (1/6/2026).
Ia menambahkan bahwa peningkatan penggunaan layanan digital harus diimbangi dengan edukasi mengenai keamanan transaksi agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi keuangan secara bertanggung jawab. "Melalui kolaborasi bersama regulator, kami ingin membantu masyarakat memanfaatkan teknologi keuangan secara lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab," katanya.
ShopeePay berpartisipasi dalam talkshow edukasi bertajuk "KLIK AMAN: Perempuan Cerdas Finansial, Aman di Era Digital" bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Diskusi tersebut mengangkat pentingnya literasi keuangan dan pelindungan konsumen di tengah meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital.
Selain kegiatan edukasi, ShopeePay terus memperkuat digitalisasi UMKM melalui berbagai inovasi pembayaran. Perseroan menghadirkan QRIS Tap berbasis near field communication (NFC) yang memungkinkan transaksi cukup dengan mendekatkan perangkat ke mesin pembaca. ShopeePay juga menyediakan QRIS antarnegara atau cross-border QRIS, sehingga pelaku usaha dapat melayani transaksi lintas negara dengan lebih mudah.
Inovasi tersebut diharapkan membantu UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan pencatatan transaksi. Seluruh layanan itu melengkapi berbagai fitur finansial ShopeePay, mulai dari transfer dana ke rekening bank dan dompet digital, pembelian produk digital, hingga berbagai kebutuhan transaksi harian.
Perkuat Edukasi Keamanan Transaksi
Di samping memperluas akses pembayaran digital, ShopeePay terus meningkatkan literasi keamanan transaksi sebagai bagian dari upaya melindungi pengguna.
Melalui sesi edukasi selama KKM dan Digimafest 2026, masyarakat diperkenalkan pada berbagai modus kejahatan digital yang semakin berkembang, seperti phishing atau pencurian data melalui tautan palsu, social engineering atau manipulasi psikologis untuk memperoleh informasi rahasia, penyalahgunaan one-time password (OTP), hingga penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan.
Baca Juga
Perluas Akses Keuangan Digital, ShopeePay Integrasikan Tarik Tunai Gratis di 20.000 Jaringan ATM BCA
Komitmen tersebut didukung sistem keamanan berlapis yang diterapkan ShopeePay. Sistem itu mencakup enkripsi data, proses know your customer/merchant (KYC/M) atau verifikasi identitas pengguna dan merchant, fraud detection system (FDS) untuk mendeteksi transaksi mencurigakan, pembaruan data pengguna secara berkala, pemantauan anti-money laundering (AML) atau pencegahan pencucian uang, hingga patroli siber rutin untuk membantu mencegah berbagai aktivitas ilegal, termasuk transaksi yang berkaitan dengan judi online.
Selain itu, ShopeePay secara berkala melakukan audit keamanan serta menerapkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA) menggunakan OTP saat pembuatan maupun perubahan PIN. Langkah tersebut memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi setiap pengguna.
